Bupati Kasmarni Sambut Baik Inovasi Pengadilan Agama Bengkalis

Selasa, 15 Maret 2022 | 20:08:41 WIB
SAKSIKAN MoU: Bupati Bengkalis Kasmarni menyaksikan penandatanganan kerja sama (MoU) antara Kalapas Bengkalis, Edi dan Kepala PA Bengkalis H Hasan Nul Hakim bersamaan launching aplikasi dan inovasi di aula PA Bengkalis, Selasa (15/3/2022).(FOTO)

BENGKALIS,RIAUREVIEW.COM  – Launching 17 Aplikasi dan inovasi PA Bengkalis serta melakukan Memorandum of understanding (MoU)  dengan 15 instansi pemerintah, perguruan tinggi dan organisasi masyarakat (ormas) di aula Kantor PA Bengkalis disambut baik Bupati Bengkalis Kasmarni, Selasa (15/3/2022).

Launching 17 Aplikasi dan Inovasi PA Bengkalis serta MoU dihadiri langsung Bupati Bengkalis Kasmani, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru Dr HM Sutomo SH MH didampingi Kepala PA Bengkalis Dr H Hasan Nul  Hakim, Forkopimda Bengkalis, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan bank, Kepala Baznas Bengkalis dan undangan lainnya.

Kegiatan tersebut ditandai dengan menekanan aplikasi oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, Wakil Ketua PTA Pekanbaru Dr HM Sutomo SH MH dan Kepala PA Bengkalis Dr H Hasan Nul  Hakim.

Sebelum launching 17 Aplikasi dan Inovasi PA Bengkalis, juga ditandai dengan penanda tanganan MoU dengan Pemkab Bengkalia, Polres, Lapas, Kemenag, Disdukcapil, Dissos, Satpol PP, Baznas Bengkalis. Juga pimpinan BSM Cabang Bengkalis, PT Pos Indonesia Cabang Dumai, RRI Bengkalis, STAIN, STIE Syariah, Polbeng, BRI Cabang Bengkalis.

Sedangkan 17 Aplikasi dan Inovasi PA Bengkalis yang di launching, di antaranya persidangan keliling (mobile court), mobile PTSP PA Bengkalis, layanan terintegritas keluarga (Lentera), mediasi telecomfrence, Falidasi akta cerai secara elektonik dan aplikasi lainnya, yang dinilai sangat membantu masyarakat untuk mencari keadilan.

Ketua PA Bengkalis DR H Hasan Nul Hakim SHI MA mengatakan, launching 17 aplikasi dan inovasi PA Bengkalis serta melakukan MoU bersama 15 instansi pemerintah, perguruan tinggi, dan ormas adalah untuk memberikan kemudahan kepada instansi terkait yang sudah melakukan MoU tersebut.

"Ini juga berdasarkan pengalaman di lapangan dari kami dan juga pengalaman dari masyarakat yang ingin mencari keadailan di PA Bengkalis. Karena dengan kondisi biografi daerah Bengkalis, tentu urusan masyarakat tidak hanya memerlukan waktu dan pikiran, namun harus mengeluarkan dana yang cukup besar,"katanya.

Selain itu kata Hasan Nul Hakim, ini juga untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat banyak. Apalagi wilayah hukum PA Bengkalis cukup laus yang terdiri dari 11 kecamatan. Bahkan yang membuat rentang terlalu jauh adalah daerah Bengkalis yang terdiri dari pulau yang terpisah. Seperti pulau Rupat, pulau Bengkalis dan bagian daratan adalah Kota Duri.

"Makanya kami akan selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sesuia dengan visi misi Bupati Bengkalis Bermasa. Makanya melalui MoI ini dapat memberikan pelayanan yang mudah dan kepuasan kepada stakeholder dan masyarakat luas di Kabupaten Bengkalis,’’ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, sebanyak 17 aplikasi dan inovasi pelayanan ini untuk membantu masyarakat yang tidak bisa menjangkau ke PA Bengkalis. Karena akses terjauh dan posisi yang berada di daerah pulau dan dararan. Seperti di Kecamatan Mandau, Talang Muandau. 

Masyarakat yang akan berurusan mereka memerlukan waktu dua hari jika berurusan ke PA Bengkalis atau 12 jam perjalanan pulang dan pergi. Bahkan memerlukan biasa sebesar Rp2 juta untuk beracara di PA Bengkalis.

"Makanya kami merancang sidang keliling, dan sudah berjalan di Rupat dan Rupat Utara serta wilayah Duri. Tentu inovasi ini akan memudahkan masyarakat yang ingin berurusan ke PA Bengkalis dan tentunya akan semakin mudah. Karena kami memberikan pelayanan secara online,"paparnya.

Sementara itu, Bupati Bengkalis Kasmarni menyambut baik launching 17 aplikasi dan inovasi PA Bengkalis serta melakukan MoU dengan 15 instansi pemerintah, perguruan tinggi dan juga ormas. Tentunya inovasi ini sangat disambut baik dan dapat berjalan dengan lancar.

"Inovasi ini sangat diharapkan masyarakat. Karena sesuai kondisi di lapangan, masyarakat yang ingin berurusan ke PA Bengkalis tentu harus berkorban waktu, uang dan juga pikiran. Tentunya melalui aplikasi yang inovatif ini dapat memberikan kemudahan masyarakat dalam mencari keadilan,"ujarnya.

Ia juga mengharapkan, kepada instansi pemerintah, perguruan tinggi, perbankkan dan ormas dapat mendukung program ini dengan baik. Tentu dengan adanya kerja sama ini dapat membantu masyarakat dan memperbudah birokrasi yang selama ini dirasa sulit oleh masyarakat yang berurusan di PA Bengkalis.

‘’Ini juga bisa menjadi contoh bagi kami, agar aplikasi yang inovatif ini dapat mempermudah masyarakat dalam berurusan dengan pemerintah,"ujarnya.(ra)

Terkini