Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian

Jumat, 24 Juli 2026 | 19:19:44 WIB

RIAUREVIEW.COM --Rencana pembangunan Flyover Simpang Panam, Kota Pekanbaru masih dalam tahap pembebasan lahan. Seiring dengan proses itu, Balan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) juga telah menyusun Detail Engineering Design (DED) jalan layang tersebut.

Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara, mengatakan bahwa jalan layang atau flyover tersebut akan dibangun menghubungkan Jalan HR Soebrantas dengan Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang. Berdasarkan DED yang disusun, panjang area terdampak atau penanganan flyover nantinya sekitar 644 meter.

Ia menyebut, panjang flyover yang akan dibangun 125 meter. Kemudian untuk panjang oprit arah Pekanbaru 145 mater, sedangkan panjang oprit arah Bangkinang 160 meter.

"Jadi 644 meter itu bukan panjang flyover, tapi panjang flyover itu hanya 125 meter," ujar Yohanis, Kamis (23/7/2026).

Sedangkan untuk lebar struktur flyover 18,8 meter dan clearance 5,3 meter. Sementara lebar jalan yang digunakan untuk lalu lintas masing-masing 7 meter dengan dua arah.

Ia berharap agar pembebasan lahan yang menjadi tugas Pemerintah Provinsi Riau segera selesai. Dengan begitu, pihaknya bisa mengusulkan agar pembangunan flyover tersebut segera dimulai.

Dikatakannya, jika dana perencanaan sudah turun, maka pihaknya akan segera memprosesnya proses administrasi lainnya. Hanya saja, dirinya belum bisa memastikan kapan flyover tersebut mulai dibangun kontruksinya.

"Ya tentu, kita akan lapor dulu ke pimpinan. Tapi ketika dana perencanaannya turun, tentu kita akan selesaikan terkait perizinan. Ya semoga sama-sama kita berdoa, sama-sama kita berjuang agar pembangunan flyover ini cepat dikerjakan," pungkasnya.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com

Terkini