BENGKALIS, RIAUREVIEW.COM--Pemerintah Desa (Pemdes) Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh masyarakat Desa Sepahat dan sekitarnya agar tidak melakukan aktivitas di wilayah perairan/laut selama pelaksanaan latihan menembak senjata berat meriam dan rudal Starstreak oleh Batalyon Arhanud 13/PBY.
Himbauan tersebut tertuang dalam Surat Himbauan Nomor : 470/SPT/K-Pem/VII/2026/232 yang diterbitkan pada 31 Juli 2026, sebagai tindak lanjut dari surat Komando Daerah Militer XIX/Tuanku Tambusai Batalyon Arhanud 13/PBY Nomor : B/657/VII/2026 mengenai pemberitahuan
Pelaksanaan latihan militer di wilayah Desa Sepahat.
Pelaksanaan latihan dijadwalkan berlangsung pada Selasa dan Rabu (4–5 Agustus 2026), Pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sepahat menghimbau seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang biasa beraktivitas di laut, agar mematuhi imbauan tersebut demi menjaga keselamatan bersama selama kegiatan latihan berlangsung. Kata Dedi Syafrizal saat di konfirmasi media Riaureview.com pada Jum'at (31/07/2026).
Selanjutnya, Pemdes Sepahat berharap masyarakat dapat bekerjasama dengan tidak memasuki kawasan perairan yang menjadi lokasi latihan hingga kegiatan dinyatakan selesai. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan serta untuk mendukung kelancaran pelaksanaan latihan militer.
Dengan adanya himbauan ini, masyarakat diharapkan tetap waspada, mengikuti arahan dari pemerintah desa maupun aparat terkait, serta kembali beraktivitas di perairan setelah latihan dinyatakan berakhir." Harapnya.
Ketua RT 004 menjelaskan bahwa selama kegiatan latihan berlangsung, warga diminta untuk tidak melaut, memancing, maupun melakukan aktivitas lain di area perairan yang telah ditetapkan sebagai lokasi latihan. Masyarakat juga diharapkan mematuhi arahan petugas dan memperhatikan informasi resmi yang telah disampaikan." Ujar Sapri yang akrab dipanggil pusu Coi itu kepada media ini.
Himbauan tersebut berlaku selama pelaksanaan latihan menembak Arhanud 13/PBY hingga kegiatan dinyatakan selesai. Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi bahaya serta memastikan latihan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Ketua RT 004 juga mengajak seluruh warga untuk bekerjasama dengan mematuhi himbauan tersebut demi keselamatan bersama." Harapnya
Semoga masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga keamanan selama kegiatan latihan militer berlangsung dan kembali beraktivitas di perairan setelah ada pemberitahuan resmi bahwa latihan telah berakhir." Tutup Sapri