RIAUREVIEW.COM --Hotspot di Pulau Sumatra melonjak tajam. Berdasarkan data pemantauan cuaca, total titik panas yang mengepung Pulau Andalas itu secara keseluruhan menyentuh angka masif, yakni 2.461 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, memaparkan bahwa sebaran titik panas tersebut hampir merata di seluruh provinsi di pulau Sumatra dengan konsentrasi tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan yang tembus 1.522 titik.
Di posisi berikutnya, provinsi Jambi mencatatkan 222 titik, Lampung 208 titik, Bangka Belitung 193 titik, Kepulauan Riau 47 titik, Bengkulu 32 titik, Sumatera Barat 7 titik, Sumatera Utara 4 titik, dan Aceh 3 titik.
Sementara itu, Provinsi Riau berada di jajaran atas wilayah dengan sebaran titik panas signifikan, yakni mencapai 223 titik.
Berdasarkan data terperinci per kabupaten/kota di Riau, Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah paling rawan dengan catatan tertinggi mencapai 91 titik. Angka ini disusul oleh Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 45 titik dan Kabupaten Bengkalis sebanyak 35 titik.
Selanjutnya, sebaran titik panas juga terpantau di Kabupaten Indragiri Hulu 17 titik, Kampar 8 titik, Kuantan Singingi 8 titik, Kepulauan Meranti 7 titik, Kota Dumai 5 titik, Kabupaten Rokan Hilir 3 titik, Rokan Hulu 2 titik, dan Siak (2 titik).
Hasil analisis lebih mendalam dari data koordinat dan parameter confidence tingkat kepercayaan menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Sejumlah titik panas di Riau—seperti di wilayah Kecamatan Pinggir (Bengkalis), Enok (Indragiri Hilir), serta Kerumutan dan Pangkalan Kerinci (Pelalawan)—terdeteksi pada level 80% hingga 100% (tinggi).
"Lima hotspot di Pelalawan level confidence-nya masuk kategori tinggi. Begitu juga satu titik di Indragiri Hilir dan tiga titik di Bengkalis, juga tinggi," ungkap Ranti.
Sumber: cakaplah.com