RIAUREVIEW.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Tahun 2026 kepada DPRD.
Berdasarkan KUA-PPAS yang diajukan Pemprov Riau, nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026 berkisar Rp8 triliun. Nilai tersebut turun sekitar Rp300 miliar dari target APBD Riau tahun 2026 sebesar Rp8,3 triliun.
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, mengatakan bahwa dokumen APBD Perubahan sudah diserahkan pekan lalu. Kemudian juga sudah dibahas dengan Badan Anggaran (Banggar).
Ia menyebut, pembahasan APBD Perubahan ini memang agak sedikit lambat. Seharusnya, KUA-PPAS itu sudah diawalkan lebih awal.
"Karena untuk APBD Perubahan ini kan harus selesai paling lambat akhir bulan September ini. Karena itu kita kejarkan waktunya agar akhir September ini sudah disahkan," ujar Kade, Senin (21/9/2026).
Dikatakannya, saat ini APBD Perubahan Provinsi Riau tahun 2026 masih dibahas di Banggar. Jika pembahasan di tingkat Banggar, maka akan dilanjutkan dengan MoU KUA-PPAS Perubahan.
"Nanti setelah MoU, disusun kembali oleh kawan-kawan TAPD. Kemudian mungkin sekitar hari Rabu sudah bisa balik lagi ke tempat kita dan dilanjutkan dengan paripurna pandangan fraksi, kemudian jawaban Gubernur," sebutnya.
Ia menargetkan, APBD Perubahan 2026 bisa disahkan akhir September ini.
Sumber: cakaplah.com