Keributan di Kebun PT Adei Bengkalis, Security Diserang dan Kendaraan Dirusak

Ahad, 04 Oktober 2026 | 19:08:16 WIB
Keributan di Kebun PT Adei Bengkalis, foto: Riauaktual.com

RIAUREVIEW.COM --Perselisihan antara masyarakat dan security PT STRUM di kawasan perkebunan PT Adei, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, berujung penyerangan dan pengrusakan kendaraan, Sabtu (3/10/2026).

Polsek Pinggir langsung turun tangan mengamankan lokasi. Polisi juga mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat Korlap Security PT STRUM, Achmad S. Boly, bersama sejumlah personel berpatroli di areal perkebunan PT Adei, tepatnya di belakang PKS PT Adei.

Saat patroli, security mendapati dua pria membawa dua janjang buah kelapa sawit menggunakan sepeda motor menuju Ram milik Pak Indah di kawasan Simpang PKS.

Kedua pria tersebut kemudian dihentikan dan ditanyai terkait asal-usul buah sawit. Situasi memanas setelah sekitar 20 orang masyarakat datang ke lokasi.

Perselisihan kemudian diduga berujung penyerangan terhadap security. Massa disebut membawa senjata tajam dan alat pertanian seperti parang, tojok dan cangkul.

Security berusaha meninggalkan lokasi, namun kendaraan mereka dilaporkan mengalami kerusakan pada kaca dan bodi. Seorang security bernama Max juga mengalami luka di bagian kening.

Keributan kembali terjadi siang harinya di Pos 2 ATM PT Adei. Sejumlah massa mendatangi lokasi dan melakukan sweeping terhadap security PT STRUM.

Aksi tersebut berujung pada pengrusakan satu unit mes security, empat sepeda motor Honda CRF dan dua mobil Toyota Hilux.

Seorang security lainnya, Yacopa, mengalami luka di kepala akibat senjata tajam. Ia juga dilaporkan mengalami patah hidung dan mendapat perawatan di Klinik Berkah Pinggir.

Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan membenarkan kejadian tersebut. Polisi, kata dia, langsung mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan.

"Personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan hingga berhasil mengamankan satu orang yang diduga terlibat," ujar Agung.

Polisi masih memburu sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dan mendalami penyebab perselisihan yang berujung penyerangan serta pengrusakan tersebut.

"Kami mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat kembali memicu konflik," katanya.

Hingga kini, situasi di kawasan tersebut telah kondusif. Personel Polsek Pinggir masih melakukan pemantauan untuk memastikan keamanan tetap terjaga.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com

Terkini