<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://riaureview.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://riaureview.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Peringatan HKG, Wako Agung Bagikan Ribuan Sembako</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24636/peringatan-hkg-wako-agung-bagikan-ribuan-sembako</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke&#45;54 Tahun 2026 di Lapangan Bukit Putera, Kecamatan Senapelan, Senin (29/6/26). Kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 5.000 peserta yang terdiri atas kader PKK dari seluruh kecamatan dan kelurahan, serta petugas kebersihan di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peringatan HKG PKK ke&#45;54 turut dihadiri Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pekanbaru, Sulastri Agung Nugroho, beserta jajaran pemerintah daerah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Agung Nugroho menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Sebanyak 1.500 paket sembako disalurkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, ditambah 1.000 paket sembako dari TP PKK Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain bantuan sembako, Pemko Pekanbaru juga menyerahkan alat bantu dengar bagi anak&#45;anak yang membutuhkan. Bantuan turut diberikan kepada para petugas kebersihan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suasana kegiatan semakin semarak dengan antusiasme ribuan peserta yang memadati lokasi acara. Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan peringatan HKG PKK ke&#45;54 yang menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas peran aktif TP PKK Kota Pekanbaru yang selama ini dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program kemasyarakatan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya mengapresiasi TP PKK Kota Pekanbaru yang sangat aktif membantu pemerintah dan menjadi perpanjangan tangan masyarakat. Di usia ke&#45;54 ini, saya berharap PKK semakin dekat dengan masyarakat, tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga menjadi pelopor menjaga lingkungan, merawat alam, serta mendukung pembangunan agar masyarakat Pekanbaru semakin sejahtera,&quot; ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, keberadaan TP PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga, kesehatan, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke&#45;54 ini, TP PKK Kota Pekanbaru diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga. PKK juga diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan sejahtera sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045. ***&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauterkini.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/55683714944-6.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 18:56:07 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24636/peringatan-hkg-wako-agung-bagikan-ribuan-sembako</guid></item><item><title>KPK Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan, Bupati dan Sekda  Kuansing Masih Hilang</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24635/kpk-bongkar-dugaan-jual-beli-jabatan-bupati-dan-sekda--kuansing-masih-hilang</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap arah penyelidikan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Kasus&amp;nbsp;dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing menjadi arah penyelidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan transaksi suap dalam proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintah daerah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Perkara ini diduga berkaitan dengan dugaan suap jual beli jabatan di Kabupaten Kuantan Singingi,&quot; kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Operasi tersebut menghasilkan pengamanan terhadap 10 orang dari berbagai latar belakang. Setelah menjalani pemeriksaan awal di Riau, penyidik memutuskan membawa lima orang ke Jakarta untuk menjalani pendalaman perkara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dari sepuluh orang tersebut, KPK membawa lima orang ke Gedung Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif,&quot; ujar Budi Prasetyo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Budi menjelaskan lima orang yang diterbangkan ke Jakarta terdiri dari tiga orang swasta, satu aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kuantan Singingi, serta satu anggota keluarga ASN Pemerintah Kabupaten Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, proses penyelidikan masih terus berkembang. Penyidik KPK juga masih mencari Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dan Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain.&amp;nbsp;KPK meminta kedua pejabat tersebut bersikap kooperatif agar pemeriksaan dapat berlangsung sesuai kebutuhan penyidikan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga Selasa, 30 Juni 2026, penyidik belum mengumumkan status hukum terhadap seluruh orang yang diamankan. Pemeriksaan masih difokuskan pada pendalaman alat bukti, aliran dana, serta peran masing&#45;masing orang dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Operasi di Kuansing menjadi salah satu langkah KPK dalam menelusuri dugaan praktik suap yang berkaitan dengan pengisian jabatan di lingkungan pemerintah daerah.&amp;nbsp;Selain memeriksa lima orang di Jakarta, penyidik juga terus mengumpulkan barang bukti serta keterangan tambahan untuk memperkuat konstruksi perkara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sampai saat ini, identitas lengkap lima orang yang menjalani pemeriksaan intensif belum diumumkan kepada publik. KPK juga belum menyampaikan nilai dugaan suap maupun jabatan yang diduga menjadi objek transaksi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam proses OTT, KPK memiliki waktu sesuai ketentuan hukum untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk memutuskan ada atau tidaknya penetapan tersangka setelah pemeriksaan selesai dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus ini masih berada pada tahap awal penyidikan. Perkembangan terbaru akan bergantung pada hasil pemeriksaan terhadap lima orang yang kini berada di Gedung Merah Putih KPK serta hasil pencarian terhadap Bupati Kuansing dan Sekretaris Daerah Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/18490413466-5.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 18:53:01 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24635/kpk-bongkar-dugaan-jual-beli-jabatan-bupati-dan-sekda--kuansing-masih-hilang</guid></item><item><title>Terlilit Utang, Dadung Nekat Gasak Dua Motor di Ukui</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24634/terlilit-utang-dadung-nekat-gasak-dua-motor-di-ukui</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ukui berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Ukui, Kabupaten Pelalawan. Seorang tersangka berinisial IR alias Dadung diamankan bersama sejumlah orang yang ikut terlibat. Uang hasil kejahatan dipakai bayar hutang para pelaku.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengungkapan dua perkara tersebut berawal dari penyelidikan kasus curanmor yang terjadi di Desa Bukit Gajah pada Selasa, 23 Juni 2026. Laporan korban menjadi titik awal penyidik mengidentifikasi pelaku dan mengembangkan kasus hingga menemukan tindak pidana lain yang sebelumnya belum terungkap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, melalui Kapolsek Ukui, AKP Ardi Surya Kusuma, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan memperlihatkan para pelaku memiliki motif ekonomi.&amp;nbsp;&quot;Motif para pelaku untuk mendapatkan uang guna membayar utang,&quot; kata Ardi, Selasa, 30 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus pertama terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, di Desa Ukui Dua, Kecamatan Ukui. Saat itu IR diduga beraksi bersama rekannya berinisial OZ. Keduanya masuk ke rumah milik Rahmad Kurniawan lalu membawa kabur sepeda motor Kawasaki KLX 150 milik korban.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setelah berhasil menguasai kendaraan, motor tersebut berpindah tangan melalui seorang perantara. Kendaraan hasil curian kemudian dijual kepada seorang pembeli di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus kedua berlangsung di Desa Bukit Gajah pada Selasa, 23 Juni 2026. Dalam aksi tersebut IR diduga bekerja sama dengan PP mencuri sepeda motor Honda Supra X 125 milik Sugi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Motor korban diparkir di depan rumah dengan kunci kontak masih tergantung. Situasi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur kendaraan tanpa kesulitan berarti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim Reskrim Polsek Ukui bergerak setelah menerima laporan kehilangan dari korban. Serangkaian penyelidikan mengarah kepada tersangka PP yang akhirnya lebih dulu diamankan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penangkapan PP menjadi pintu masuk bagi penyidik mengungkap jaringan pelaku. Dari hasil pemeriksaan, polisi memperoleh informasi mengenai keterlibatan IR dalam aksi pencurian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengembangan penyidikan kemudian mengarah kepada IR alias Dadung. Polisi berhasil menangkap tersangka sekaligus melacak keberadaan kendaraan hasil curian yang telah dijual keluar wilayah Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat diperiksa, IR mengakui keterlibatannya dalam dua tindak pidana curanmor. Pengakuan tersebut mempercepat proses penyelidikan hingga polisi mampu mengungkap rangkaian aksi yang dilakukan para pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;IR mengakui ikut melakukan pencurian sepeda motor Kawasaki KLX 150 di Desa Ukui Dua. Pengakuan tersebut menjadi dasar penyidik mengembangkan perkara hingga dua tindak pidana curanmor berhasil diungkap,&quot; ujar Ardi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil pengembangan tersebut, polisi berhasil menemukan dua unit sepeda motor milik korban yang sebelumnya sempat berpindah tangan. Kedua kendaraan tersebut kini diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan proses hukum.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain mengamankan barang bukti, penyidik juga terus mendalami keterlibatan sejumlah orang lain yang diduga ikut membantu menjual kendaraan hasil curian. Pemeriksaan dilakukan guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta alur perpindahan kendaraan setelah dicuri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolsek Ukui menjelaskan penyidikan belum berhenti pada penangkapan tersangka utama. Polisi masih memeriksa seluruh keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan adanya aksi serupa di lokasi lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seluruh tersangka saat ini ditahan di Mapolsek Ukui. Penyidik melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya sesuai prosedur hukum.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam perkara tersebut, para tersangka dijerat Pasal 477 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang&#45;Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukuman bagi pelaku berupa pidana penjara paling lama tujuh tahun atau pidana denda paling banyak kategori V.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polisi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Kunci kontak sebaiknya tidak ditinggalkan pada sepeda motor karena dapat memudahkan pelaku menjalankan aksi pencurian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengungkapan dua kasus curanmor ini menutup rangkaian penyelidikan yang berlangsung selama beberapa pekan. Berawal dari satu laporan kehilangan sepeda motor, penyidik akhirnya berhasil membongkar dua perkara sekaligus, menangkap pelaku utama, menemukan kendaraan korban, serta mengungkap motif ekonomi yang mendorong aksi kejahatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/21939697403-4.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 18:49:41 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24634/terlilit-utang-dadung-nekat-gasak-dua-motor-di-ukui</guid></item><item><title>Diagendakan Tutup Pacu Jalur Rayon 2, Keberadaan Bupati Kuansing  Misterius</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24633/diagendakan-tutup-pacu-jalur-rayon-2-keberadaan-bupati-kuansing--misterius</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H Suhardiman Amby ada sejumlah agenda kerja pada hari Selasa (30/6/2026). Namun, sampai berita ini tayang, belum jelas di mana keberadaan bupati pasca beredar informasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ada zoom meeting bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terkait TBC pada Selasa siang. Namun, Bupati Kuansing tidak bisa dipastikan hadir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lalu, pada siang jelang sore. Bupati diagendakan menutup pacu jalur rayon 2 Kuansing di Tepian Narosa, Teluk Kuantan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Namun belum bisa kami pastikan Pak Bupati hadir atau tidak,&quot; kata Kepala bagian (Kabag) Protokoler Zainal Abidin kepada wartawan, Selasa pagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sedangkan agenda Wakil Bupati Kuansing dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing juga memiliki agenda yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tak bisa kita pastikan mereka hadir,&quot; sambungnya lagi.**&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/19794553780-1.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 18:45:28 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24633/diagendakan-tutup-pacu-jalur-rayon-2-keberadaan-bupati-kuansing--misterius</guid></item><item><title>Ruang Kerja Bupati Kuansing Disegel KPK, Plt Gubri Imbau Tunggu Keterangan Resmi</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24632/ruang-kerja-bupati-kuansing-disegel-kpk-plt-gubri-imbau-tunggu-keterangan-resmi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Terkait penyegelan ruang kerja Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto mengaku belum mengetahui pasti informasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sudah liat dari media (berita pemeriksaan). Tapi, kan belum ada informasi resmi dari KPK, jadi kita tunggu saja informasi resminya,&quot; kata Plt Gubri, SF Hariyanto, Selasa (30/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai, dalam situasi seperti ini, publik perlu menunggu pernyataan resmi dari lembaga yang berwenang. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum terverifikasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kan masih simpang siur, jadi tunggu saja informasi resmi. Kalau memang benar, tentu kita prihatin. Tapi, tetap harus kita tunggu, dan kita menjunjung asas praduga tak bersalah,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelumnya, keberadaan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, hingga Selasa (30/6/2026) masih menjadi tanda tanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah kabar adanya operasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuansing, ruang kerja Bupati di Kantor Bupati Kuansing telah dipasangi garis penyegelan oleh tim KPK.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pantauan di lokasi, akses menuju ruang kerja Bupati ditutup setelah garis bertuliskan &quot;Dalam Pengawasan KPK&quot; dipasang di pintu masuk ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain ruang kerja Bupati, ruang rapat bupati, ruang kerja Wakil Bupati Muhklisin, ruang kerja Sekretaris Daerah Zulkarnain, hingga ruang kerja Asisten I Setda Kuansing, Fahdiansyah juga turut menjadi objek pemeriksaan tim antirasuah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Suhardiman Amby belum terlihat di lingkungan Kantor Bupati sejak operasi berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai keberadaan orang nomor satu di Kabupaten Kuansing tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/38495705377-2.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 18:40:52 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24632/ruang-kerja-bupati-kuansing-disegel-kpk-plt-gubri-imbau-tunggu-keterangan-resmi</guid></item><item><title>BMKG: Wilayah Selatan Indonesia Berpotensi Alami Dampak Terbesar El Nino 2026</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24631/bmkg-wilayah-selatan-indonesia-berpotensi-alami-dampak-terbesar-el-nino-2026</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan fenomena El Nino akan mulai berdampak pada periode Juli hingga September 2026. Menghadapi kondisi tersebut, BMKG meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi guna mengantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini untuk menekan risiko kekeringan, gangguan produksi pangan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penurunan kualitas udara, hingga potensi meningkatnya inflasi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hingga Juni ini sudah ada sejumlah wilayah yang memasuki musim kemarau. Fenomena El Nino akan lebih berpengaruh di wilayah selatan garis khatulistiwa, seperti NTT, NTB, Bali, pesisir Jawa, hingga Sumatera bagian selatan,&quot; ujar Teuku Faisal dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Senin (29/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, wilayah yang diperkirakan mengalami dampak paling signifikan meliputi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi, hingga Papua bagian selatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BMKG memprediksi curah hujan di kawasan tersebut akan berada di bawah kondisi normal selama Juli hingga Oktober 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Teuku Faisal mengungkapkan hasil pemantauan BMKG menunjukkan El Nino telah memasuki kategori kuat dengan peluang mencapai 98 persen. Kondisi ini berpotensi menurunkan curah hujan secara signifikan, terutama di wilayah selatan Indonesia saat puncak musim kemarau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan El Nino merupakan fenomena iklim global yang terjadi secara berkala dan berbeda dengan musim kemarau yang merupakan siklus tahunan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;El Nino diperkirakan berlangsung sekitar 9 hingga 12 bulan. Namun bukan berarti Indonesia mengalami musim kemarau selama periode tersebut. Yang harus diwaspadai adalah ketika El Nino terjadi bersamaan dengan musim kemarau karena dapat menyebabkan curah hujan jauh lebih rendah dari kondisi normal,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, BMKG mengimbau seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan terkait meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan agar dampak El Nino terhadap masyarakat dapat ditekan semaksimal mungkin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saya yakin dengan koordinasi lintas sektor yang kuat, bangsa Indonesia akan semakin tangguh dan siap menghadapi fenomena iklim ini,&quot; tutup Teuku Faisal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/12102910867-3.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 18:35:50 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24631/bmkg-wilayah-selatan-indonesia-berpotensi-alami-dampak-terbesar-el-nino-2026</guid></item><item><title>Petugas Bersenjata Jaga Rumah Dinas Sekda Kuansing</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24630/petugas-bersenjata-jaga-rumah-dinas-sekda-kuansing</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Di tengah isu operasi tangkap tangan (OTT) oleh penegak hukum, terpantau rumah dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dijaga ketat oleh petugas keamanan bersenjata, Senin (29/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari pantauan sejumlah anggota Brimob berseragam hitam dan bersenjata lengkap, terlihat berjaga di depan rumah Dinas Sekda Zulkarnaen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tak lama berselang, dua unit mobil Brimob Polda Riau juga terlihat masuk areal rumah Sekda. Setelah mobil masuk rumah dinas, petugas Satpol PP yang biasa berjaga langsung menutup gerbang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tidak boleh masuk,&quot; kata petugas penjaga Pos Keamanan Rumah Dinas Sekda Kuansing kepada para awak media.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Diberitakan sebelumnya, tersebar kabar adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan aparat penegak hukum di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Senin (29/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Informasi ini beredar dengan cepat di tengah masyarakat Kuansing dan menjadi perbincangan di kalangan pegawai pemerintah setempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal ini mendapat perhatian masyarakat sebab waktu bersamaan, saat ini Kabupaten Kuantan Singingi menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Benar tadi ada kabar yang beredar kalau ada operasi yang dilakukan KPK di Kuansing, tapi tidak tahu siapa yang diperiksa atau ditangkap. Namun yang beredar adalah para pejabat utama,&quot; jelas salah seorang warga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari pantauan CAKAPLAH.com, Senin siang, rumah Bupati Kuansing tengah tertutup rapat. Namun, ada sejumlah mobil tengah parkir di halaman dan teras rumah dinas jenis Toyota Innova.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara, di rumah dinas Sekda Kuansing juga pagar ditutup rapat. Sejumlah media yang hendak memantau secara langsung dilarang memasuki pekarangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dihubungi terpisah, Sekretaris Kominfo Kuansing Hevi Heri Antoni yang dikonfirmasi terkait kejadian operasi KPK tersebut, belum dapat memberikan penjelasan terkait isu yang berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Belum bisa memberikan keterangan, takut salah. Tunggulah info valid dari Polres, atau yang berhak lainnya,&quot; jawab Plh Kadis Kominfo Kuansing itu&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga saat ini belum ada keterangan dari pihak terkait tentang informasi operasi ini. Sedangkan nomor ajudan dan sejumlah pejabat dekat orang nomor satu di Kuansing tidak aktif. Panggilan WA hanya memanggil.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/41480424255-5.jpeg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:22:11 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24630/petugas-bersenjata-jaga-rumah-dinas-sekda-kuansing</guid></item><item><title>Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman Hasil SPMB Tingkat SMP, Ini Alasannya</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24629/disdik-pekanbaru-tunda-pengumuman-hasil-spmb-tingkat-smp-ini-alasannya</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Penundaan pengumuman dipicu lonjakan pendaftar pada SPMB SMP Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah pendaftar mencapai 11.206 calon murid, meningkat dibandingkan 9.945 pendaftar tahun sebelumnya. Kondisi tersebut membuat panitia membutuhkan waktu tambahan menyelesaikan pemeriksaan seluruh dokumen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, menjelaskan verifikasi dilakukan secara teliti. “Jumlah pendaftar meningkat cukup besar sehingga verifikasi seluruh berkas membutuhkan tambahan waktu agar hasil benar&#45;benar akurat,” ujar Alek. Proses tersebut menjadi prioritas demi menjaga transparansi pelaksanaan seleksi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Panitia juga menyinkronkan data bersama sekolah swasta mitra Pemerintah Kota Pekanbaru. Sinkronisasi menyasar peserta yang belum memenuhi persyaratan administrasi, terutama masa berlaku Kartu Keluarga. Langkah tersebut membuka peluang penempatan peserta sesuai daya tampung sekolah tersedia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dinas Pendidikan memastikan seluruh calon murid tetap memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan. Daya tampung sekolah masih mencukupi sehingga peserta tetap diupayakan memperoleh sekolah tujuan. Kebijakan tersebut diharapkan mencegah munculnya anak putus sekolah akibat kendala administrasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Orang tua diminta tetap tenang sambil menunggu pengumuman resmi hasil seleksi. Data nominatif peserta tetap dapat dipantau secara terbuka melalui laman resmi SPMB. Transparansi tersebut memberi kesempatan masyarakat memantau perkembangan proses seleksi secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Alek juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan selama pelaksanaan SPMB. “Seluruh tahapan SPMB dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya. Jangan percaya oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan uang,” tegasnya. Dinas Pendidikan mengimbau masyarakat segera melaporkan praktik mencurigakan kepada pihak berwenang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/31118765158-4.jpg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:15:23 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24629/disdik-pekanbaru-tunda-pengumuman-hasil-spmb-tingkat-smp-ini-alasannya</guid></item><item><title>Indro Tumbang! Gajah Legendaris Penjaga Tesso Nilo Mati Setelah 22 Tahun Hadapi Konflik</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24628/indro-tumbang-gajah-legendaris-penjaga-tesso-nilo-mati-setelah-22-tahun-hadapi-konflik</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Seekor&amp;nbsp;Gajah Sumatera (&lt;i&gt;Elephas maximus sumatranus&lt;/i&gt;) jinak bernama Indro mati di Camp Elephant Flying Squad Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Senin, 29 Juni 2026, pukul 03.45 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Satwa jantan berusia 45 tahun itu mengembuskan napas terakhir setelah menjalani penanganan medis intensif akibat komplikasi kesehatan pasca&lt;i&gt;&#45;fase musth&lt;/i&gt;. Kepergian Indro menjadi kehilangan besar bagi konservasi Gajah Sumatera setelah lebih dari dua dekade membantu penanganan konflik satwa liar di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dini hari di Camp Elephant Flying Squad berubah menjadi suasana penuh duka. Dokter hewan, mahout, serta tim medis berusaha mempertahankan hidup Indro ketika kondisi tubuhnya tiba&#45;tiba merosot.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Upaya penyelamatan berlangsung cepat. Pemeriksaan fungsi pernapasan dilakukan. Resusitasi jantung paru atau CPR diberikan selama beberapa menit. Semua ikhtiar berakhir tanpa hasil.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sutmantoro, menyampaikan Indro dinyatakan mati setelah menjalani serangkaian penanganan medis bersama tim Balai TNTN dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Indro mengalami komplikasi kesehatan setelah penurunan nafsu makan pasca&#45;fase musth. Tim medis telah melakukan penanganan intensif hingga akhir hayatnya,&quot; kata Heru, Senin, 29 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepergian Indro bukan sekadar kehilangan seekor gajah jinak. Selama 22 tahun terakhir, Indro menjadi salah satu ujung tombak Elephant Flying Squad, tim khusus yang bertugas meredam konflik antara manusia dan kawanan gajah liar di kawasan Tesso Nilo dan sekitarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Indro dipindahkan ke Taman Nasional Tesso Nilo pada 2004 dari Pusat Latihan Gajah Minas. Sebelum memasuki pusat pelatihan, satwa itu diduga berasal dari populasi gajah liar yang dievakuasi akibat konflik dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sejak saat itu, Indro menjalani pelatihan hingga dipercaya mendampingi petugas konservasi menghadapi berbagai operasi mitigasi konflik. Ketika kawanan gajah liar memasuki kebun warga atau permukiman, Indro menjadi salah satu gajah jinak yang diterjunkan untuk menggiring kawanan kembali menuju habitatnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Indro dipindahkan pada 2004 dari Pusat Latihan Gajah Minas. Selama berada di Tesso Nilo, perannya sangat besar membantu penanganan konflik gajah,&quot; ujar Heru Sutmantoro.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di Camp Flying Squad terdapat delapan gajah jinak yang bertugas bergantian dalam operasi lapangan. Setelah kematian Indro, jumlah gajah operasional tinggal tujuh ekor.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Perjalanan menuju akhir hidup Indro dimulai ketika satwa itu memasuki fase musth pada akhir April 2026. Musth merupakan periode peningkatan hormon reproduksi pada gajah jantan dewasa. Pada fase tersebut, perilaku satwa berubah drastis menjadi lebih agresif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim konservasi mulai mencatat perubahan perilaku Indro sejak 25 April hingga 6 Mei 2026. Cairan reproduksi mulai keluar, tingkat agresivitas meningkat, serta respons terhadap mahout perlahan berubah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Memasuki awal Juni, perubahan perilaku semakin terlihat. Indro tidak lagi menerima perintah dari mahout. Petugas bahkan tidak dapat mendekat karena risiko keselamatan meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski begitu, tim Flying Squad tetap menjaga kebutuhan harian satwa tersebut. Pakan berupa rumput gajah, batang pisang, pelepah kelapa, serta air minum terus diberikan dari jarak aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Fase musth Indro berlangsung lebih lama dibandingkan siklus normal. Kondisi tersebut membuat tim medis mengambil langkah tambahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada Selasa, 24 Juni 2026, Balai TNTN bersama BBKSDA Riau melakukan pembiusan agar rantai pengamanan tambahan dapat dipasang.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sesudah prosedur selesai, penawar bius langsung diberikan hingga Indro kembali sadar dalam posisi berdiri stabil,&quot; jelas Heru Sutmantoro.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Harapan sempat muncul karena prosedur berjalan lancar. Kondisi itu tidak bertahan lama. Sehari setelah pembiusan, nafsu makan dan minum Indro turun sangat drastis. Tim medis langsung menerapkan pemantauan selama 24 jam tanpa henti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berbagai tindakan medis dilakukan. Dokter hewan memberikan terapi cairan, suplemen energi, pemeriksaan suhu tubuh, evakuasi feses secara manual, hingga pemasangan infus dalam jumlah besar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada Minggu, 28 Juni 2026, secercah harapan kembali muncul. Indro mulai meminum air dan mencoba menyentuh pakan. Suhu tubuh juga berada dalam batas normal.&amp;nbsp; Untuk mempercepat pemulihan, tim medis memberikan sekitar 60 botol cairan infus.&amp;nbsp;Harapan tersebut hanya bertahan beberapa jam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sekitar pukul 03.30 WIB, Senin dini hari, mahout menemukan Indro dalam posisi terbaring. Dokter hewan segera melakukan pemeriksaan darurat.&amp;nbsp;CPR diberikan sesegera mungkin.&amp;nbsp;Jantung Indro tidak memberikan respons.&amp;nbsp;Pukul 03.45 WIB, satwa yang telah menjadi bagian penting konservasi Riau itu dinyatakan mati.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNTN, Dian Indriati, menjelaskan seluruh prosedur penyelamatan telah dilakukan sesuai standar medis satwa liar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dokter hewan bersama tim mahout langsung melakukan pemeriksaan darurat dan resusitasi jantung paru. Indro tidak memberikan respons sehingga dinyatakan mati,&quot; kata Dian Indriati, Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNTN.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sesudah kematian Indro, tim konservasi segera melaksanakan nekropsi atau bedah bangkai. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian melalui analisis patologi laboratorium.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sampel organ tubuh diambil secara lengkap sebelum bangkai dikuburkan sesuai prosedur konservasi di area Camp Elephant Flying Squad. Hasil laboratorium diharapkan memberi gambaran lebih rinci mengenai komplikasi kesehatan yang dialami satwa tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepergian Indro meninggalkan tantangan baru bagi Flying Squad. Selama lebih dari dua dekade, Indro menjadi gajah yang berulang kali diterjunkan saat konflik satwa muncul di sekitar kawasan Tesso Nilo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Operasi penggiringan kawanan gajah liar menuju habitatnya menjadi salah satu tugas rutin yang dijalani.&amp;nbsp;Perannya tidak tergantikan begitu saja.&amp;nbsp;Bagi para mahout, Indro bukan hanya satwa binaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Indro merupakan rekan kerja yang tumbuh bersama mereka selama puluhan tahun.&amp;nbsp;Jejak langkahnya ikut membentuk sejarah konservasi Gajah Sumatera di Riau.&amp;nbsp;Kini langkah itu berhenti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Yang tersisa adalah tujuh gajah Flying Squad lain yang akan melanjutkan tugas menjaga keseimbangan antara kehidupan satwa liar dan aktivitas manusia di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/5882846190-3.jpg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:12:31 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24628/indro-tumbang-gajah-legendaris-penjaga-tesso-nilo-mati-setelah-22-tahun-hadapi-konflik</guid></item><item><title>Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dikabarkan Diperiksa KPK</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24627/bupati-kuansing-suhardiman-amby-dikabarkan-diperiksa-kpk</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Kabar mengenai Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang disebut diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Kuansing, Senin (29/6/2026), beredar di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga kini, informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari KPK.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pemeriksaan itu disebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan pemerasan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di sisi lain, pengamanan tampak diperketat di Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Personel TNI dan Polri berjaga di lokasi, sementara sejumlah wartawan tidak diperkenankan masuk untuk melakukan peliputan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Riauaktual.com telah berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diberikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Beredarnya kabar itu pun menjadi perhatian masyarakat. Terlebih, Kabupaten Kuansing baru saja menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke&#45;44 tingkat Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktuak.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/88708269571-2.jpg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:08:01 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24627/bupati-kuansing-suhardiman-amby-dikabarkan-diperiksa-kpk</guid></item><item><title>10 Pengendara Terobos Antrean di KM 75 Pelalawan Ditilang Polisi</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24626/10-pengendara-terobos-antrean-di-km-75-pelalawan-ditilang-polisi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan menindak tegas 10 pengendara yang nekat menerobos antrean kendaraan di KM 75 Jalan Lintas Timur, Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Para pelanggar langsung dikenai sanksi tilang karena dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan membahayakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;pengguna jalan lainnya.&lt;br&gt;Penindakan dilakukan saat personel Satlantas Polres Pelalawan mengamankan arus lalu lintas di lokasi pengerjaan penimbunan dan peninggian badan jalan, Senin (29/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selama proyek berlangsung, petugas menerapkan sistem buka tutup jalan sehingga seluruh pengendara diwajibkan mengikuti antrean.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan pengamanan dipimpin Kanit Patroli Ipda Dedi Syafnur bersama Kanit Gakkum Ipda Maryahadi, S.H., beserta personel Satlantas Polres Pelalawan. Selain mengatur lalu lintas, petugas juga berpatroli dan memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap tertib.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi mengatakan penindakan dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami tidak hanya melakukan penindakan. Personel juga memberikan edukasi terkait Kamtibmas serta Kamseltibcar Lantas kepada seluruh pengendara yang mencoba menerobos antrean. Tujuannya agar setiap pengguna jalan memiliki kesadaran untuk saling menghormati hak sesama pengendara, sehingga kelancaran aktivitas lalu lintas dapat terwujud secara tertib, aman, dan lancar,&quot; kata Tatit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, personel Satlantas disiagakan selama 24 jam di titik rawan kemacetan tersebut untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali selama pengerjaan jalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selama 24 jam personel Satlantas Polres Pelalawan melaksanakan patroli rutin dan melakukan pengawasan di titik rawan kemacetan ini. Namun, kami juga membutuhkan kerja sama dari seluruh pihak, khususnya para pengguna jalan, agar aktivitas lalu lintas tetap berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peninggian badan jalan di KM 75 dilakukan sebagai upaya mengatasi banjir yang hampir setiap tahun mengganggu mobilitas masyarakat di Jalan Lintas Timur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, polisi mengimbau seluruh pengguna jalan mematuhi sistem antrean dan mengikuti arahan petugas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengapresiasi dedikasi personel Satlantas Polres Pelalawan yang berjaga di lokasi selama proses pembangunan berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saya mengapresiasi dedikasi dan semangat personel Satlantas Polres Pelalawan yang terus hadir di lapangan untuk mengatur arus lalu lintas, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta melakukan penegakan hukum secara humanis. Kehadiran anggota di titik rawan kemacetan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk tidak menerobos antrean dan mematuhi aturan lalu lintas agar kemacetan dapat diminimalkan selama proyek berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dukungan terhadap langkah kepolisian juga disampaikan Slamet (41), sopir ekspedisi yang melintas di lokasi. Menurutnya, tindakan tegas terhadap penyerobot antrean sudah tepat karena banyak pengendara lain yang telah sabar menunggu giliran melintas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sudah ada spanduk imbauan dan kami yang dari tadi mengantre tetap aman. Tiba&#45;tiba ada kendaraan yang menyerobot antrean. Kami mendukung ketegasan polisi karena mereka sudah bekerja keras mengatur lalu lintas dari pagi, siang hingga malam,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal senada disampaikan Yudi (45), warga sekitar yang setiap hari beraktivitas di kawasan KM 75.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ikuti saja antrean, jangan menyerobot. Kalau ada yang memotong antrean, arus yang tadinya lancar jadi tersendat. Kami mendukung tindakan tegas polisi kepada pengendara yang tidak tertib,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/28077803934-1.jpeg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:04:14 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24626/10-pengendara-terobos-antrean-di-km-75-pelalawan-ditilang-polisi</guid></item><item><title>Siswa Kurang Mampu di Pekanbaru Dapat 5 Setel Seragam Sekolah Gratis</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24625/siswa-kurang-mampu-di-pekanbaru-dapat-5-setel-seragam-sekolah-gratis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan peserta didik baru dari keluarga kurang mampu akan menerima lima setel seragam sekolah gratis pada tahun ajaran baru 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bantuan tersebut juga mencakup perlengkapan sekolah yang dibutuhkan siswa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Lima set baju, lima&#45;limanya kita tanggung beserta perangkat anak sekolahnya,&quot; kata Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan anggaran khusus untuk program seragam sekolah gratis sebagai upaya membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung menjelaskan, pemberian bantuan tidak dilakukan berdasarkan pendataan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Orang tua atau wali calon peserta didik yang merasa memenuhi kriteria cukup datang ke sekolah dan menyampaikan bahwa keluarganya tergolong kurang mampu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selanjutnya, tim akan melakukan verifikasi untuk memastikan kondisi ekonomi calon penerima bantuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemeriksaan dilakukan dengan melihat kondisi tempat tinggal serta latar belakang pekerjaan orang tua, termasuk apabila orang tua menganggur, kehilangan pasangan karena meninggal dunia, bercerai, atau menghadapi persoalan ekonomi lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan, program tersebut diprioritaskan bagi calon peserta didik yang benar&#45;benar tidak mampu membeli seragam sekolah sehingga bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jadi intinya, warga ini tidak mampu membeli baju seragam. Ini jaminan kami,&quot; tegas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/51287487525-5.jpg"/><pubDate>Sun, 28 Jun 2026 17:51:09 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24625/siswa-kurang-mampu-di-pekanbaru-dapat-5-setel-seragam-sekolah-gratis</guid></item><item><title>Hadirkan Masjid Ramah Bagi Pemudik, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menag</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24624/hadirkan-masjid-ramah-bagi-pemudik-bupati-bengkalis-terima-penghargaan-menag</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Di tengah semarak pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke&#45;44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Bupati Bengkalis menerima piagam penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan ini diberikan atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menyukseskan Program Masjid Ramah Pemudik pada momen Idul Fitri 1447 H/2026 M.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penyerahan berlangsung usai kegiatan Pawai Perahu Hias di Sungai Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/26), di hadapan para kepala daerah se&#45;Provinsi Riau dan tamu undangan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan serupa juga diberikan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se&#45;Riau sebagai bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program yang menjadikan masjid sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik saat musim lebaran.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program Masjid Ramah Pemudik merupakan inisiatif Kementerian Agama RI untuk mengoptimalkan fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pelayanan sosial. Melalui program ini, masjid disiapkan untuk menyediakan tempat istirahat, fasilitas sanitasi, air bersih, serta kebutuhan dasar lainnya bagi pemudik yang melintasi suatu daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sambutannya, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan optimisme terhadap prestasi Provinsi Riau di bidang syiar Al&#45;Quran. Menurutnya, secara historis Riau merupakan daerah yang selalu diperhitungkan, baik di tingkat nasional maupun internasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Insya Allah, Riau tidak akan kalah dengan provinsi lain di kancah internasional dalam perhelatan MTQ. Secara historis, Provinsi Riau selalu diperhitungkan, baik di tingkat nasional maupun internasional,&quot; ujar Nasaruddin Umar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menteri Agama juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program Masjid Ramah Pemudik yang dinilainya telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat selama arus mudik dan balik Idul Fitri. Ia mengungkapkan, sebanyak 5.686 masjid di seluruh Indonesia dilibatkan dalam program tersebut dan dijadikan sebagai posko pelayanan bagi para pemudik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Masyarakat sangat bangga karena masjid dijadikan posko pelayanan. Masjid dibuka selama 24 jam untuk melayani para pemudik,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menyikapi penghargaan tersebut, Bupati Bengkalis menyampaikan rasa syukur dan apresiasi. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, pengurus masjid, dan seluruh elemen masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat peran masjid, bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga pusat pelayanan, persaudaraan, dan kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus mendukung berbagai program keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat nilai&#45;nilai kebersamaan.** (Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/78799982688-4.jpg"/><pubDate>Sun, 28 Jun 2026 17:46:48 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24624/hadirkan-masjid-ramah-bagi-pemudik-bupati-bengkalis-terima-penghargaan-menag</guid></item><item><title>Cukup Telepon 112! TRC Pekanbaru, Warga Kini Lebih Cepat Dapat Bantuan Darurat</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24623/cukup-telepon-112-trc-pekanbaru-warga-kini-lebih-cepat-dapat-bantuan-darurat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat layanan darurat melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 dengan mengoptimalkan waktu respons terhadap setiap laporan masyarakat. Salah satu target utama yang kini dikejar adalah memastikan petugas pemadam kebakaran dapat tiba di lokasi kejadian dalam waktu kurang dari tujuh menit setelah laporan diterima.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Optimalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, terpadu, dan responsif terhadap berbagai kondisi darurat. Melalui layanan TRC 112, masyarakat hanya perlu melakukan satu panggilan untuk mendapatkan bantuan dari instansi yang berwenang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa peningkatan kecepatan respons menjadi prioritas agar masyarakat dapat memperoleh penanganan secepat mungkin, terutama dalam situasi yang mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita usahakan secepatnya, sedangkan kalau untuk damkar saja targetnya di bawah tujuh menit sudah sampai di lokasi. Apalagi dengan adanya tim terpadu ini,&quot; ujar Agung Nugroho, Minggu (28/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, TRC 112 merupakan layanan yang bekerja selama 24 jam tanpa henti. Seluruh laporan yang masuk akan langsung diteruskan kepada instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai jenis kejadian yang dilaporkan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, salah satu laporan yang paling sering diterima TRC 112 adalah terkait keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dinilai mengganggu ketertiban atau membahayakan lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setiap laporan tersebut langsung diteruskan kepada tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penanganan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setelah itu langsung turun tim dari Dinas Sosial dan Satpol PP. Mereka langsung menindaklanjuti laporan di lapangan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain penanganan ODGJ, TRC 112 juga melayani berbagai kondisi darurat lainnya, mulai dari kebakaran, kecelakaan lalu lintas, bencana, hingga berbagai persoalan sosial yang membutuhkan kehadiran pemerintah secara cepat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan tersebut, Pemko Pekanbaru juga menghadirkan Aplikasi AMAN yang dilengkapi fitur panic button. Melalui fitur tersebut, warga dapat mengirimkan sinyal darurat sehingga petugas dapat segera mengetahui lokasi dan jenis kejadian yang membutuhkan penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Misalnya ada kejadian darurat, warga bisa menggunakannya agar instansi terkait langsung menindaklanjuti ke lokasi,&quot; kata Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai keberadaan TRC 112 menjadi bentuk pelayanan terpadu yang menghubungkan berbagai instansi dalam satu sistem respons cepat. Dengan pola kerja tersebut, koordinasi antarpetugas menjadi lebih efektif sehingga waktu penanganan dapat terus dipersingkat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tidak hanya melibatkan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, TRC 112 juga menggandeng unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kehadiran berbagai unsur tersebut memungkinkan setiap laporan masyarakat dapat ditangani sesuai kewenangan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Agung, sinergi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan pelayanan darurat yang profesional dan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tim TRC datang langsung menindaklanjuti laporan warga begitu masyarakat menghubungi 112,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program TRC Pekanbaru AMAN sendiri merupakan salah satu inovasi yang dirancang Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menyederhanakan akses masyarakat terhadap layanan kedaruratan. Sebelum adanya sistem terpadu ini, warga harus menghubungi instansi yang berbeda sesuai jenis kejadian. Kini seluruh laporan cukup disampaikan melalui nomor darurat 112.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selanjutnya, pusat layanan akan melakukan verifikasi sekaligus meneruskan laporan kepada instansi yang memiliki kewenangan menangani kejadian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Layanan ini diharapkan mampu mempercepat proses penanganan berbagai kondisi darurat sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemko Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan 112 secara bijak dan hanya digunakan untuk situasi yang benar&#45;benar membutuhkan penanganan darurat. Laporan yang akurat akan membantu petugas bergerak lebih cepat sehingga bantuan dapat segera diberikan kepada warga yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan target waktu respons yang terus diperbaiki, terutama untuk penanganan kebakaran di bawah tujuh menit, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap TRC 112 semakin efektif dalam melindungi masyarakat. Kehadiran layanan terpadu yang siaga selama 24 jam ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai keadaan darurat, mulai dari kebakaran, kecelakaan, persoalan sosial, hingga gangguan keamanan dan ketertiban di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM Nes.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/82404534767-3.jpg"/><pubDate>Sun, 28 Jun 2026 17:39:40 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24623/cukup-telepon-112-trc-pekanbaru-warga-kini-lebih-cepat-dapat-bantuan-darurat</guid></item><item><title>Misteri Jasad Tergantung di Tapung Terjawab, Polisi Ungkap Identitas Korban</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24622/misteri-jasad-tergantung-di-tapung-terjawab-polisi-ungkap-identitas-korban</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Penemuan jasad pria tergantung di Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tapung, Kampar, akhirnya menemukan titik terang. Polisi mengungkap identitas korban pada Minggu, 28 Juni 2026. Hasil visum juga memberi gambaran penyebab kematian korban.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban bernama Anggi Harahap yang tercatat berusia 38 tahun dan belum menikah.&amp;nbsp; Anggi merupakan warga Kelurahan Wek I. Wilayah tersebut berada di Kecamatan Batang Toru. Lokasinya masuk Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Identitas korban terungkap setelah penyelidikan berlanjut. Polisi berkoordinasi bersama keluarga korban. Proses identifikasi berjalan beberapa hari. Kanit Reskrim Polsek Tapung, AKP Rhino Handoyo, menyampaikan perkembangan penyelidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polisi memperoleh hasil pemeriksaan medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Pemeriksaan dilakukan sesudah evakuasi jenazah.&amp;nbsp;&quot;Tidak ditemukan tanda&#45;tanda kekerasan pada tubuh korban,&quot; kata&amp;nbsp; Rhino Handoyo, Minggu, 28 Juni 2026.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hasil visum menunjukkan korban meninggal akibat kekurangan oksigen. Kondisi tersebut mengarah pada dugaan gantung diri. Polisi tidak menemukan luka akibat penganiayaan.&amp;nbsp;Penyelidikan juga menyentuh keluarga korban. Polisi menghubungi Polsek sesuai domisili keluarga. Langkah itu mempercepat proses identifikasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Orang tua korban membenarkan identitas Anggi Harahap. Keluarga kemudian datang memberikan keterangan. Seluruh proses berlangsung lancar.&amp;nbsp;Ibu korban bernama Onggaria boru Nainggolan. Ia menandatangani surat pernyataan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dokumen itu menjadi bagian administrasi penyelidikan. &quot;Keluarga menerima penyebab kematian anaknya karena gantung diri,&quot; ujar Rhino. Pernyataan tersebut mengutip hasil komunikasi bersama keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polisi tetap menyelesaikan tahapan penyelidikan. Sebelumnya, penemuan jasad tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Lokasinya berada di Kilometer 5 Jalan Garuda Sakti. Tepatnya seberang Kompleks Pergudangan Global Mas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB pada Jumat, 26 Juni 2026. Leher korban terjerat seutas tali. Tali terikat pada rangka atap pondok kayu.&amp;nbsp;Posisi tubuh korban menjadi pembicaraan warga. Tubuh korban terlihat seperti sedang duduk. Kaki korban masih menyentuh permukaan tanah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pondok kayu berdiri di tengah lahan kosong. Lokasinya berada di pinggir jalan ramai. Kendaraan melintas hampir sepanjang hari.&amp;nbsp;Warga mulai berdatangan sesudah penemuan tersebut. Kerumunan memenuhi sekitar lokasi. Polisi segera memasang garis pembatas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian. Pemeriksaan berlangsung selama beberapa jam. Barang&#45;barang sekitar lokasi ikut diperiksa.&amp;nbsp;Saat penemuan awal, identitas korban belum diketahui. Polisi mencari petunjuk dari barang pribadi korban. Upaya tersebut berlanjut hingga identitas dipastikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rhino mengatakan penyelidikan dilakukan secara bertahap. Setiap informasi diperiksa kembali. Polisi mengutamakan kecocokan data identitas.&amp;nbsp;&quot;Seluruh informasi kami cocokkan sebelum menghubungi keluarga,&quot; kata Rhino.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proses identifikasi memerlukan ketelitian. Langkah tersebut menghindari kekeliruan data. Polisi menyatakan penyelidikan tetap terbuka. Seluruh fakta lapangan masih didokumentasikan. Berkas perkara disusun sesuai prosedur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental. Dukungan keluarga dan lingkungan memiliki peran besar. Bantuan profesional dapat menjadi pilihan saat menghadapi tekanan hidup.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/75438480099-2.jpg"/><pubDate>Sun, 28 Jun 2026 17:35:43 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24622/misteri-jasad-tergantung-di-tapung-terjawab-polisi-ungkap-identitas-korban</guid></item><item><title>Replika Kapal Harimau Buas Siak Jadi Sorotan di MTQ ke&#45;44 Riau</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24621/replika-kapal-harimau-buas-siak-jadi-sorotan-di-mtq-ke44-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Replika Kapal Perang Harimau Buas yang ditampilkan Kabupaten Siak pada Pawai Perahu Hias Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke&#45;44 tingkat Provinsi Riau di Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026), menjadi salah satu atraksi yang paling mencuri perhatian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berbeda dengan peserta dari daerah lain, Kabupaten Siak mengangkat sejarah Kesultanan Siak melalui replika kapal perang yang sarat makna filosofis dan nilai&#45;nilai keislaman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Replika Kapal Harimau Buas mengisahkan perjuangan Kesultanan Siak pada Perang Guntung tahun 1759, ketika Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzaffar Syah bersama para panglima dan hulubalang mempertahankan marwah negeri dari tekanan VOC.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Koordinator Pawai Ta&apos;aruf Kafilah Kabupaten Siak, Tengku Zulkarnain, mengatakan replika tersebut bukan sekadar karya seni, tetapi menjadi media edukasi sejarah yang mengusung tema &apos;Spirit Al&#45;Qur&apos;an dalam Perjuangan Sultan Siak&apos;.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kapal Harimau Buas bukan hanya simbol peperangan, tetapi simbol perjuangan yang berlandaskan nilai&#45;nilai Al&#45;Qur&apos;an. Para Sultan Siak mengajarkan bahwa kekuatan negeri lahir dari iman, ilmu, persatuan, dan kepemimpinan yang amanah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Zulkarnain yang juga menjabat Kepala Bidang Kebudayaan Disbudparpora Siak menjelaskan, 12 dayung yang berada di sisi kanan dan kiri kapal melambangkan 12 sultan yang pernah memimpin Kesultanan Siak sebagai simbol estafet kepemimpinan Melayu yang berlandaskan syariat Islam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di atas replika kapal, ditampilkan sosok Sultan Siak yang diperankan Kerabat Resam Siak sebagai simbol pemimpin yang menjadikan Al&#45;Qur&apos;an sebagai pedoman dalam memimpin negeri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Turut berada di atas kapal Bupati Siak dan Wakil Bupati Siak sebagai representasi keberlanjutan kepemimpinan daerah dalam menjaga warisan sejarah, budaya Melayu, dan nilai&#45;nilai keislaman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, tujuh panglima kerajaan yang diperankan anggota Dewan Kesenian Siak menggambarkan hulubalang yang menjaga marwah dan kehormatan negeri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Zulkarnain, seluruh formasi di atas Kapal Harimau Buas merepresentasikan empat pilar utama peradaban Melayu Siak, yakni Umara, Ulama, Adat, dan Hulubalang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami ingin menyampaikan pesan bahwa MTQ bukan hanya tentang tilawah dan perlombaan, tetapi bagaimana nilai&#45;nilai Al&#45;Qur&apos;an hadir dalam sejarah, budaya, pemerintahan, adat, dan kehidupan masyarakat Melayu. Inilah spirit yang diwariskan para Sultan Siak kepada generasi penerus,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui penampilan tersebut, Kabupaten Siak berharap masyarakat tidak hanya menikmati kemeriahan pawai, tetapi juga memahami nilai sejarah perjuangan Kesultanan Siak serta pentingnya menjaga persatuan, adat istiadat, dan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/82458661450-1.jpg"/><pubDate>Sun, 28 Jun 2026 17:28:25 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24621/replika-kapal-harimau-buas-siak-jadi-sorotan-di-mtq-ke44-riau</guid></item><item><title>Dankoti MPW PP Riau Ari Ghafar Serukan Pesan Damai dan Dukungan Penuh untuk MTQ ke&#45;44 di Kuansing</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24620/dankoti-mpw-pp-riau-ari-ghafar-serukan-pesan-damai-dan-dukungan-penuh-untuk-mtq-ke44-di-kuansing</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KUANTAN SINGINGI – &lt;/strong&gt;Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur&apos;an (MTQ) ke&#45;44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mendapat sorotan dan dukungan penuh dari berbagai tokoh masyarakat. Salah satu dukungan kuat datang dari Komandan Komando Inti (Dankoti) Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Riau, Ari Ghafar, S.H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara keagamaan berskala provinsi yang dijadwalkan berlangsung sejak 26 Juni hingga 3 Juli 2026 ini, diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Dalam keterangan resminya, Ari Ghafar menegaskan bahwa MTQ sejatinya merupakan momentum strategis untuk mempertebal nilai&#45;nilai keislaman sekaligus mencetak karakter generasi muda yang berakhlak Qurani di Bumi Lancang Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ ke&#45;44 Provinsi Riau di Kuansing. Harapan kita bersama, kegiatan ini berjalan lancar, membawa keberkahan, serta mampu menumbuhkan kecintaan mendalam masyarakat terhadap Al&#45;Qur&apos;an sebagai pedoman hidup,&quot; ungkap Ari Ghafar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan tokoh Pemuda Pancasila ini sangat selaras dengan tema besar yang diusung panitia tahun ini, yakni &quot;Bersama Al&#45;Qur&apos;an Kita Bangun Generasi yang Qur&apos;ani untuk Riau yang Berkah dan Bermartabat.&quot; Melalui syiar Islam ini, tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) di tengah keberagaman masyarakat diharapkan semakin erat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Ari memaparkan bahwa nilai&#45;nilai universal dalam Al&#45;Qur&apos;an harus diimplementasikan sebagai fondasi utama dalam menciptakan tatanan masyarakat yang rukun, beradab, dan memegang teguh semangat persatuan bangsa. Menurutnya, MTQ adalah wadah pembinaan yang tepat agar generasi muda tidak hanya religius, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di akhir pernyataannya, Ari Ghafar mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bahu&#45;membahu menjadi tuan rumah yang baik. Ia mengajak warga untuk proaktif menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas selama sepekan pelaksanaan MTQ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan sinergi dari seluruh pihak, MTQ ke&#45;44 Provinsi Riau diyakini tidak hanya sukses melahirkan bibit qari dan qariah berprestasi, tetapi juga mempertegas identitas Riau sebagai daerah yang religius, damai, dan bermartabat. (Rr21)&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/87668902021-screenshot_20260628-152340.jpg"/><pubDate>Sun, 28 Jun 2026 15:42:44 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24620/dankoti-mpw-pp-riau-ari-ghafar-serukan-pesan-damai-dan-dukungan-penuh-untuk-mtq-ke44-di-kuansing</guid></item><item><title>Polisi Tertibkan Pengendara Lawan Arus di Jalan Lintas Timur Pelalawan</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24619/polisi-tertibkan-pengendara-lawan-arus-di-jalan-lintas-timur-pelalawan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIE.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Satlantas Polres Pelalawan menilang sejumlah pengendara yang melawan arus dan menyerobot antrean di Jalan Lintas Timur KM 75, Kabupaten Pelalawan, Jumat (26/6/2026). Pelanggaran tersebut menjadi salah satu penyebab kemacetan panjang di ruas jalan itu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Riskyan Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H mengatakan penindakan dilakukan untuk memberi efek jera setelah pengendara mengabaikan rambu dan imbauan petugas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut dia, polisi sebelumnya telah mengedepankan langkah preventif melalui pemasangan rambu, spanduk, serta pengaturan lalu lintas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penguraian kemacetan dilakukan bersama personel Satlantas dan didukung PT GJM yang menempatkan petugas selama 24 jam di lokasi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas dan tidak melawan arus maupun menyerobot antrean.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Polisi menyatakan arus lalu lintas di KM 75 Jalan Lintas Timur Pelalawan kini kembali normal dan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kemacetan akan terus dilakukan.*&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauterkini.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/18557230490-6.jpeg"/><pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:29:37 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24619/polisi-tertibkan-pengendara-lawan-arus-di-jalan-lintas-timur-pelalawan</guid></item><item><title>Pasar Higienis Terbengkalai, Ini Penjelasan Pemko Pekanbaru</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24618/pasar-higienis-terbengkalai-ini-penjelasan-pemko-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Pasar Higienis di Jalan Teratai kota Pekanbaru yang merupakan aset milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terbengkalai hingga saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dikonfirmasi hal tersebut, Asisten II Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengakui memang pasat tersebut sudah lama ditinggalkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ada lah sekitar 6 bulan disitu pedagang di sana, tapi karena banyak pedagang yang diluar di jalan Teratai, yang di dalam pada ikutan keluar semua,&quot; kata Ingot, Sabtu (27/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengatakan memang ada wacana koordinasi dengan OPD terkait seperti Disperindag dan BPKAD terkait aset tersebut. &quot;Apakah harus dimanfaatkan atau seperti apa itu perlu dikaji lagi, harus lintas OPD,&quot; kata Ingot.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ingot mengatakan, ada beberapa wacana terkait pasar tersebut namun belum final pembahasannya. Disinggung mengenai apakah di masa pemerintahan Walikota Agung Nugroho wacana tersebut sempat dibicarakan, Ingot membenarkannya namum belum final.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah padatnya aktivitas Kota Pekanbaru, sebuah bangunan di Jalan Teratai berdiri dalam kesunyian. Cat yang mulai kusam, plafon yang rusak, serta tumpukan sampah di beberapa sudut menjadi pemandangan yang menyambut siapa saja yang datang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sulit membayangkan, tempat yang kini tampak tak terurus itu pernah diproyeksikan menjadi pasar higienis yang diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Alih&#45;alih menjadi pusat perdagangan yang ramai, Pasar Higienis Jalan Teratai justru berubah menjadi bangunan mati suri. Sejak berhenti beroperasi sekitar tahun 2018, pasar yang dibangun di bekas kompleks sekolah dasar tersebut perlahan ditinggalkan pedagang dan terlupakan oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akses yang tertutup, lokasi yang kurang terlihat, serta bangunan yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan pasar menjadi sejumlah faktor yang membuat aktivitas jual beli tak pernah benar&#45;benar hidup di tempat itu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah seorang pedagang, Andi, mengatakan bangunan pasar tersebut tidak sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas pedagang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Cuma beroperasi sebentar aja karena gak ada pembeli yang masuk, tempatnya tertutup dan ada pagar jadi orang gak tau di dalam itu pasar. Tempat akses keluar masuknya juga tak jelas, sebab ini bangunan dan fasilitasnya untuk sekolah, dibikin jadi tempat untuk jualan ya ambruk lah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya tak banyak orang yang mengetahui bahwasanya itu adalah sebuah Pasar, terlebih dulunya adalah Sekolah Dasar. Bangunannya yang tidak memadai dan tidak memiiki akses keluar masuk yang jelas menyebabkan sepi pengunjung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kini bangunan tersebut tampak kumuh dan banyak kotoran yang tertumpuk di sejumlah sisi. Pada lantai atas terlihat kebocoran pada plafon dan gipsum yang sudah banyak hilang dicuri. Tak hanya itu, Saklar listrik dan kotak MCB juga sudah tidak berada pada tempatnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/95208194893-5.jpg"/><pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:26:46 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24618/pasar-higienis-terbengkalai-ini-penjelasan-pemko-pekanbaru</guid></item><item><title>Bandar Sabu Pasutri di Siak Digerebek, Polisi Temukan Revolver Rakitan</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24617/bandar-sabu-pasutri-di-siak-digerebek-polisi-temukan-revolver-rakitan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Peredaran narkotika di Kabupaten Siak kembali terbongkar setelah polisi menggerebek sebuah rumah di Kampung Merempan, Kecamatan Sungai Apit. Dalam operasi itu, Satresnarkoba Polres Siak menangkap pasangan suami istri berinisial HM dan JJ yang diduga berperan sebagai bandar sabu. Seorang pria berinisial RP juga turut diamankan karena diduga terlibat dalam jaringan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat. Warga mengaku resah dengan aktivitas transaksi narkotika yang diduga berlangsung di kawasan tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan intensif oleh tim Satresnarkoba Polres Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan laporan masyarakat menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap jaringan tersebut. Tim kemudian melakukan pengamatan sebelum bergerak melakukan penggerebekan. Operasi berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Informasi dari masyarakat sangat membantu pengungkapan kasus ini. Sinergi seperti itu menjadi bagian penting dalam upaya memutus rantai peredaran narkotika,&quot; ujar&amp;nbsp;Putu, Sabtu (27/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat petugas memasuki lokasi, tiga orang langsung diamankan. Mereka adalah HM, istrinya JJ, serta RP yang diduga ikut menjalankan aktivitas peredaran narkoba. Ketiganya kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa tiga paket sabu. Total berat bruto sabu yang disita mencapai 11,27 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp1,5 juta yang diduga berasal dari hasil transaksi narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penyelidikan tidak berhenti di lokasi penangkapan. Polisi kemudian menggeledah seluruh bagian rumah milik HM. Dari proses itulah ditemukan barang bukti lain yang membuat kasus ini semakin serius.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di dalam rumah, petugas menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver. Senjata tersebut disimpan di dalam dompet berwarna cokelat. Barang itu disembunyikan di atas tumpukan kain untuk menghindari perhatian orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain revolver rakitan, polisi juga menemukan dua butir peluru aktif. Temuan itu langsung diamankan sebagai barang bukti. Kepemilikan senjata tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan lanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tersangka mengakui senjata api rakitan itu merupakan miliknya. Kami juga masih menelusuri asal&#45;usul senjata dan amunisi tersebut,&quot; kata&amp;nbsp; Putu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, HM mengaku memperoleh sabu dari seorang pria berinisial DO. Sosok tersebut kini telah masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. Polisi masih memburu keberadaannya untuk mengungkap jaringan pemasok narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penyidik juga telah memetakan peran masing&#45;masing tersangka. HM bersama istrinya JJ diduga bertindak sebagai bandar yang mengendalikan peredaran sabu. Sementara itu, RP diduga berperan sebagai pengedar yang menyalurkan barang kepada pembeli.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut penyidik, pembagian peran itu diperoleh dari hasil pemeriksaan sementara. Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain. Seluruh keterangan para tersangka akan dikembangkan untuk memperluas pengungkapan kasus.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Fokus kami bukan hanya menangkap pelaku yang ada, tetapi juga membongkar seluruh mata rantai jaringan peredaran narkotika hingga ke pemasoknya,&quot; ujar&amp;nbsp;Putu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus ini kini masih terus dikembangkan oleh Satresnarkoba Polres Siak bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya transaksi lain yang melibatkan jaringan tersebut. Pemeriksaan terhadap barang bukti digital dan komunikasi para tersangka juga sedang dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain memburu DPO berinisial DO, penyidik akan menelusuri asal&#45;usul revolver rakitan yang ditemukan di rumah tersangka. Kepemilikan senjata api ilegal menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan tindak pidana lain. Polisi memastikan seluruh proses penyidikan dilakukan secara menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengungkapan ini menjadi peringatan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di berbagai daerah di Riau. Aparat berharap masyarakat terus memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas yang mencurigakan. Kerja sama antara warga dan kepolisian dinilai menjadi kunci dalam memutus jaringan peredaran narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan diamankannya tiga tersangka beserta barang bukti narkotika dan senjata api rakitan, polisi kini berupaya mengungkap aktor lain yang diduga berada di balik jaringan tersebut. Penyidikan masih berlangsung hingga seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum. Polisi juga memastikan pengejaran terhadap DPO berinisial DO akan terus dilakukan sampai berhasil ditangkap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/38399739516-4.jpg"/><pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:20:57 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24617/bandar-sabu-pasutri-di-siak-digerebek-polisi-temukan-revolver-rakitan</guid></item><item><title>24 Perusahaan di Riau Dilibatkan Dalam Perbaikan Ruas Jalan Minas&#45;Perawang</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24616/24-perusahaan-di-riau-dilibatkan-dalam-perbaikan-ruas-jalan-minasperawang</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Perbaikan ruas Jalan Simpang Minas&#45;Simpang Pemda&#45;Simpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau, saat ini sudah dimulai. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR&#45;PKPP) Riau menggandeng pihak swasta untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dinas PUPR&#45;PKPP Riau melakukan penanganan sepanjang 1 kilometer dari total kerusakan jalan Simpang Minas&#45;Simpang Pemda&#45;Simpang Tualang Timur itu. Sisanya kami menggandeng pihak swasta,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR PKPP Riau Zulfahmi, Sabtu, (27/6)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dilanjutkannya, untuk menghindari kerusakan berulang karena ruas jalan ini merupakan mobilitas industri, terutama untuk pengangkutan komoditas kelapa sawit, kayu (log), migrasi dan lalu lintas pelabuhan dari kawasan industri di Perawang menuju jalur lintas timur, maka penanganan kerusakan dilakukan dengan menggunakan konstruksi rigid pavement (pengerasan kaku).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pihak perusahaan yang dilibatkan adalah Pertamina Rokan Hulu (PHR), Pelindo, Surya Inti Raya, Maredan Sejati Surya Plantation, Indah Kiat Pulp and Paper, Arara Abadi Group. Lalu, PTPN IV Region III PKS Lubuk Dalam, PTPN IV Region III PKS Sungai Buatan, Aneka Inti Persada, Mutiara Unggul Lestari, Ivo Mas Tunggal Sam Sam, Ivo Mas Tunggal Ujung Tanjung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemudian, Siak Prima Sakti, Kimia Tirta Utama, Perawang Argo Sejahtera, Kaparindo Argo Industri, Teguhkarsa Wanalestari. Selanjutnya, Anugerah Tani Makmur, Libo Sawit Perkasa, Berlian Inti Mekar, HABI, Riau Andalan Pulp dan Paper, dan Bijin Kumita Mutiara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dijelaskannya, dari 24 perusahaan ini, dibagi menjadi 4 klaster yang bertanggungjawab atas perbaikan masing&#45;masing 700 meter. Pertama, Klaster Migas yang dikoordinir PT PHR akan memulai pekerjaan pada Agustus dan tahun ini hanya 500 meter.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemudian, kedua, Klaster Perkayuan yang dikoordinir PT Arara Abadi yang akan memulai pekerjaan pada Oktober juga hanya 500 meter tahun ini. Klaster Sawit yang dipimpin PT Surya Inti Raya akan memulai pekerjaan pada Oktober. Keempat, Klaster Transpoter yang akan dikoordinir PT Pelindo juga memulai pekerjaan pada Oktober.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;‘’Untuk perbaikan Dinas PUPR&#45;PKPP Riau sudah dikerjakan sejak Juni lalu. Dimulai dari STN 0+100 tepatnya setelah keluar tol. Target pekerjaannya tuntas Desember mendatang. Total perbaikan yang akan dilakukan di ruas jalan tersebut tahun ini sepanjang 3, 4 kilometer. Sisanya, akan dilanjutkan tahun depan. Klaseter Migas 200 meter dan Klaster Perkayuan 200 meter,’’ jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk pengerjaan perbaikan jenis rigid beton sepanjang 1 km akan menghabiskan anggaran sekitar Rp10 miliar. Maka maka total investasi pihak perusahaan dalam perbaikan jalan ini mencapai Rp28 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita memang mengharapkan kolaborasi seperti itu. Terima kasih kepada perusahaan yang telah menjalin kerja sama ini. Ke depannya akan terus kita tingkatkan,&quot; katanya&lt;strong&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sumber: SM News.com&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/90450191121-3.jpg"/><pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:17:46 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24616/24-perusahaan-di-riau-dilibatkan-dalam-perbaikan-ruas-jalan-minasperawang</guid></item><item><title>Polisi Amankan Dua Ekskavator dari Lokasi Dugaan Pembabatan Mangrove di Rohil</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24615/polisi-amankan-dua-ekskavator-dari-lokasi-dugaan-pembabatan-mangrove-di-rohil</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Satreskrim Polres Rokan Hilir mendapati dua alat berat yang diduga digunakan untuk membabat hutan mangrove di Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Jumat (26/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penemuan dua alat berat jenis ekskavator merk Hitachi warna oranye di Sungai Pasir Dusun Batang Kopau, Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Kristofel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saat personel turun ke Sungai Pasir Dusun Batang Kopau didapati dua alat berat jenis ekskavator merk Hitachi di kawasan hutan mangrove,&quot; kata Kristofel saat dikonfirmasi Riauaktual.com.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasat pun mengatakan, tim turun di dua dusun berbeda, yakni di Sungai Sanggul Dusun Indah Lestari dan Sungai Pasir Dusun Batang Kopau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam penyelidikan tersebut di lokasi tersebut, sambung Kristofel, personel Satreskrim Polres Rokan Hilir didampingi Penjabat Penghulu Pasir Limau Kapas, Amrul Khoiri, Ketua RT, Ketua RW, Bhabinkamtibmas dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk alat berat tersebut akan dibawa ke Mapolres Rokan Hilir besok dan disekitar alat berat sudah kita pasang garis polisi,&quot; ujar Kristofel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ini Satreskrim Polres Rokan Hilir masih menyelidiki siapa yang memiliki alat berat atau siapa yang menyewanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saat kita di lokasi, operator alat berat sudah tidak ada lagi,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di mana dalam pemberitaan Riauaktual.com sebelumnya, sedikitnya 90 hingga 100 hektare kawasan mangrove dilaporkan telah dibabat dalam beberapa bulan terakhir dan kini menjadi perhatian masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lahan yang diduga dirambah tersebut berada di sejumlah titik, yakni Dusun Indah Lestari Sungai Sanggul dan Sungai Salam, serta Dusun Batang Kopau Sungai Pasir dan Sungai Siakap Kecil.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kawasan itu diketahui masuk dalam areal Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kawasan tersebut selama ini diperuntukkan untuk rehabilitasi dan pelestarian mangrove, bukan untuk pembukaan lahan baru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Lahan itu merupakan kawasan HKm yang seharusnya ditanami mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir. Masyarakat bahkan pernah membentuk Kelompok Tani Hutan dan mengurus program Perhutanan Sosial agar kawasan itu bisa dikelola secara berkelanjutan,&quot; ujarnya kepada Riauaktual.com, Kamis (25/6/2026) kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, aktivitas pembabatan diduga telah berlangsung sejak Februari 2026 oleh warga berinisial SA. Warga memperkirakan luas lahan yang telah dibersihkan mencapai hampir 100 hektare.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setelah kami melaporkan, tim dari provinsi turun melakukan pengecekan menggunakan drone. Beberapa waktu lalu tim Gakkum dan dinas terkait juga sudah datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Warga mengaku memilih menahan diri dan tidak melakukan penghentian langsung terhadap aktivitas alat berat di lapangan demi menghindari potensi konflik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami tidak ingin terjadi bentrokan. Karena itu warga memilih melapor dan menyerahkan penanganannya kepada pihak berwenang,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Penjabat Penghulu Pasir Limau Kapas, Amrul Khoiri, membenarkan adanya informasi terkait pembukaan lahan mangrove di wilayah tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun ia mengaku belum mengetahui secara pasti luas kawasan yang terdampak karena baru menjabat sejak awal Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Informasi yang kami terima memang ada pembukaan lahan di kawasan tersebut. Kami juga mendapat informasi nama yang disebut&#45;sebut melakukan aktivitas itu. Namun kami belum turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Amrul juga membenarkan bahwa tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah turun melakukan pengecekan ke lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kawasan Hutan Kemasyarakatan sendiri merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan memberdayakan masyarakat dalam mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di wilayah pesisir, pemanfaatan kawasan tersebut umumnya diarahkan untuk rehabilitasi mangrove, pelestarian lingkungan, ekowisata, dan kegiatan produktif yang ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/69423511171-2.jpg"/><pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:13:57 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24615/polisi-amankan-dua-ekskavator-dari-lokasi-dugaan-pembabatan-mangrove-di-rohil</guid></item><item><title>Pinjam Motor Alasan Isi Dana, Pria di Kampar Ditangkap Sebulan Kemudian</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24614/pinjam-motor-alasan-isi-dana-pria-di-kampar-ditangkap-sebulan-kemudian</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Seorang pria berinisial FA (37), warga Desa Indrapuri, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, ditangkap Polsek Tapung setelah diduga menggelapkan sepeda motor milik temannya dengan modus meminjam kendaraan untuk mengisi saldo dompet digital.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat itu, FA meminjam sepeda motor Honda Scoopy BM 2197 ZAE milik korban, Novelty (32), warga Desa Tanjung Sawit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaku beralasan hendak pergi ke konter untuk mengisi saldo akun dana. Korban kemudian menyerahkan kunci sepeda motornya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, hingga hampir satu bulan berlalu, kendaraan tersebut tak kunjung dikembalikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pelaku tidak kembali hingga satu bulan. Akhirnya keberadaannya diketahui dan diamankan oleh korban bersama warga saat berada di rumah saudaranya di Desa Indrapuri,&quot; kata Bambang, Sabtu (27/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolsek menjelaskan, pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, pihaknya menerima informasi adanya warga yang menangkap seorang terduga pelaku penggelapan sepeda motor di Desa Indrapuri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mendapat laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tapung AKP Rhino Handoyo bersama tim langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke Mapolsek Tapung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pelaku sempat diteriaki maling oleh korban sehingga warga yang berada di lokasi langsung menangkapnya dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil pemeriksaan, FA mengakui telah menjual sepeda motor tersebut di kawasan Air Hitam, Kota Pekanbaru. Uang hasil penjualan motor kemudian digunakan untuk keperluan pribadi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pelaku mengaku menawarkan sepeda motor itu di wilayah Air Hitam, Pekanbaru. Uang hasil penjualannya digunakan untuk bersenang&#45;senang,&quot; ungkap Kompol Bambang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp13 juta. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/40670359118-1.jpg"/><pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:09:36 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24614/pinjam-motor-alasan-isi-dana-pria-di-kampar-ditangkap-sebulan-kemudian</guid></item><item><title>Kejari Siak Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pemerasan Proyek UKPBJ 2025</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24613/kejari-siak-tetapkan-3-tersangka-korupsi-pemerasan-proyek-ukpbj-2025</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Siak, secara resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap penyedia barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2025.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Ketiga tersangka diduga kuat melakukan pungutan liar atau pemerasan berupa fee sebesar 1 persen dari nilai proyek pengadaan kepada para rekanan pemenang tender.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang cukup, ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah. ?JE – Kepala Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Siak Tahun 2025. AS – Anggota Tim Pokja UKPBJ Kabupaten Siak (berperan dalam pelaksanaan pemungutan fee) dan SF – Anggota Tim Pokja UKPBJ Kabupaten Siak (turut membantu pelaksanaan pemungutan fee).&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Kasus ini bermula dari perintah tersangka JE kepada AS dan SF untuk meminta sekaligus memaksa para rekanan pemenang proyek menyerahkan uang sebesar 1 persen dari nilai kontrak yang mereka menangkan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Dalam prosesnya, para tersangka diduga menggunakan tekanan dan ancaman sehingga para penyedia jasa merasa terintimidasi dan terpaksa menuruti permintaan tersebut. Dari praktik lancung ini, para tersangka berhasil mengumpulkan uang hingga mencapai Rp421.000.000,00. Uang tersebut diduga dinikmati untuk kepentingan pribadi para tersangka serta anggota pokja lainnya, dan saat ini seluruhnya telah disita oleh tim penyidik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Siak, Galih Aziz, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen kejaksaan dalam membersihkan sektor pengadaan barang dan jasa dari praktik&#45;praktik koruptif yang merugikan iklim usaha yang sehat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?&quot;Penetapan ketiga tersangka ini murni berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah sesuai dengan Pasal 235 KUHAP. Kami menemukan adanya unsur pemaksaan dan penyalahgunaan wewenang secara bersama&#45;sama. Tindakan mengancam dan memeras para penyedia jasa dengan dalih fee 1% ini sangat mencederai integritas pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Siak,&quot; tegas Galih Aziz kepada media, Kamis (25/6/2026).&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Lebih lanjut, Galih Aziz juga mengimbau semua pihak untuk tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?&quot;Proses hukum akan terus berjalan secara transparan dan akuntabel. Kami juga mengimbau masyarakat maupun aparatur sipil negara untuk menjadikan kasus ini sebagai pengingat keras agar tidak bermain&#45;main dengan anggaran negara. Setiap perkembangan penyidikan akan kami sampaikan secara resmi ke publik,&quot; tambahnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yaitu, ?Pasal 12 huruf e UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP (perbuatan bersama&#45;sama/turut serta).&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Pasal 12 huruf g UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.*&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauterkini.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/40743664563-6.jpeg"/><pubDate>Fri, 26 Jun 2026 19:48:45 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24613/kejari-siak-tetapkan-3-tersangka-korupsi-pemerasan-proyek-ukpbj-2025</guid></item><item><title>Sepekan Usai Aksi ‘Uang Receh’ Jurnalis, Kabid Humas Polda Riau Diganti</title><link>https://riaureview.com/news/detail/24612/sepekan-usai-aksi-‘uang-receh’-jurnalis-kabid-humas-polda-riau-diganti</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RIAUREVIEW.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, diganti. Pergantian ini berselang satu pekan, pasca aksi &apos;uang receh&apos; para jurnalis terhadap pola komunikasinya yang tertutup.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tentang mutasi jabatan di lingkungan Polri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad diangkat dalam jabatan baru sebagai Gadik Kepolisian Madya Tingkat II Diklatsus Jatrans Lemdiklat Polri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Posisi Kabid Humas Polda Riau selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Akmadi, yang sebelumnya menjabat Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sumatera Barat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Mutasi tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di tubuh Polri,&quot; kata Kasubdit Pemnas Polda Riau AKBP Rudi Samosir, Jumat (26/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski Polri menegaskan mutasi merupakan bagian dari rotasi organisasi, waktu pergantian jabatan yang berdekatan dengan aksi protes wartawan menjadi perhatian publik di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam aksi damai yang digelar sepekan sebelumnya, para jurnalis mengumpulkan uang receh untuk dikembalikan kepada Pandra.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Aksi simbolik itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pola komunikasi yang dinilai tertutup dan sulit diakses untuk kepentingan konfirmasi pemberitaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tak hanya itu, para jurnalis juga menyoroti dugaan sikap Pandra yang disebut berdampak pada pemecatan seorang reporter televisi oleh perusahaan tempatnya bekerja akibat pemberitaan yang dibuat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Aksi tersebut turut mendapat perhatian dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi, Raja Isyam Azwar. Ia menegaskan bahwa seorang Kabid Humas seharusnya menjadi penghubung antara institusi kepolisian dan media massa, bukan justru menciptakan jarak yang berpotensi merugikan citra institusi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kini, harapan tertuju kepada Kabid Humas Polda Riau yang baru. Kalangan jurnalis berharap Akmadi mampu membangun hubungan yang lebih terbuka, responsif, dan profesional sehingga kemitraan antara kepolisian dan media dapat berjalan lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Semoga Kabid humas yang baru dapat menjalin hubungan kemitraan dan komunikasi yang baik dengan jurnalis. Agar informasi ke masyarakat dapat tersampaikan dengan baik,&quot; kata salah seorang wartawan mitra Polda Riau, Dermawansyah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaureview.com/assets/berita/original/73613923855-5.jpg"/><pubDate>Fri, 26 Jun 2026 19:46:13 +0700</pubDate><guid>https://riaureview.com/news/detail/24612/sepekan-usai-aksi-‘uang-receh’-jurnalis-kabid-humas-polda-riau-diganti</guid></item></channel></rss>