RIAUREVIEW.COM --PT PLN Persero Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau memastikan pemulihan listrik terus berlangsung bertahap. Hingga Sabtu, 23 Mei 2026, lebih dari 1,5 juta pelanggan kembali menikmati pasokan listrik normal. Gangguan sistem interkoneksi Sumatera sebelumnya menyebabkan pemadaman massal di berbagai wilayah sejak Jumat malam.
General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono menyampaikan proses penormalan masih berlangsung intensif. PLN terus mengoptimalkan pemulihan jaringan demi menjaga stabilitas pasokan listrik masyarakat. Tim teknis disiagakan penuh sejak gangguan sistem transmisi terjadi Jumat malam.
“PLN terus mengoptimalkan proses penormalan sistem kelistrikan agar pelanggan kembali menikmati listrik normal,” ujar Didik. Hingga Sabtu malam, lebih dari 1,5 juta pelanggan kembali memperoleh aliran listrik stabil. Proses pemulihan jaringan lain masih dilakukan bertahap pada sejumlah wilayah terdampak.
PLN mengungkap gangguan terindikasi berasal dari cuaca buruk kawasan transmisi Sumatera bagian tengah. Gangguan tersebut memengaruhi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi Muara Bungo menuju Sungai Rumbai, Jambi. Jalur transmisi berkapasitas 275 kilovolt tersebut menjadi bagian penting interkoneksi listrik Sumatera.
Akibat gangguan transmisi tersebut, pasokan listrik wilayah Riau serta daerah sekitarnya langsung terganggu signifikan. Sistem interkoneksi Sumatera mengalami tekanan besar hingga menyebabkan blackout sejumlah wilayah utama. Pemadaman berlangsung pada jam aktivitas masyarakat sedang tinggi menjelang malam akhir pekan.
PLN langsung melakukan pengaturan beban listrik demi mencegah gangguan meluas ke wilayah lainnya. Tim teknis juga menjalankan manuver jaringan serta pemulihan gardu terdampak secara bertahap. Langkah cepat dilakukan demi menjaga keandalan pasokan listrik masyarakat selama proses pemulihan.
Didik menegaskan seluruh petugas PLN bekerja maksimal selama penanganan gangguan berlangsung sejak Jumat malam. Penanganan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan kerja serta kualitas pelayanan kepada pelanggan terdampak. PLN juga memperkuat koordinasi operasional antarwilayah demi mempercepat normalisasi sistem kelistrikan Sumatera.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama proses pemulihan berlangsung,” kata Didik dalam keterangannya. PLN juga mengapresiasi dukungan masyarakat selama proses perbaikan jaringan berlangsung di berbagai daerah. Pemulihan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi sistem interkoneksi transmisi Sumatera.
PLN memastikan koordinasi operasional terus diperkuat demi menjaga stabilitas kelistrikan wilayah Sumatera bagian tengah. Keandalan pasokan listrik dinilai penting menopang aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. Informasi layanan kelistrikan dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi lainnya.
AHY Tunggu Investigasi
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono turut menyoroti blackout massal tersebut. Pemerintah masih menunggu hasil investigasi resmi terkait penyebab utama gangguan sistem interkoneksi Sumatera. Pernyataan itu disampaikan AHY usai menghadiri Munas Ikastara di Jakarta Pusat.
“PLN ingin mengecek seperti apa yang terjadi sesungguhnya,” ujar AHY kepada awak media.
Pemerintah mengikuti perkembangan pemulihan sistem kelistrikan sejak blackout melanda sejumlah wilayah Sumatera. Investigasi dianggap penting demi memastikan akar persoalan dapat segera diketahui secara menyeluruh.
AHY menegaskan layanan listrik merupakan kebutuhan publik paling mendasar bagi masyarakat seluruh daerah Indonesia. Stabilitas pasokan listrik harus tetap terjaga demi mendukung aktivitas ekonomi serta pelayanan masyarakat. Pemerintah berharap investigasi berjalan cepat sehingga langkah pencegahan dapat segera disiapkan.
“Kita harus memastikan pelayanan publik mendasar seperti listrik selalu tersedia,” kata AHY di kawasan Senayan.
Pemerintah meminta investigasi dilakukan menyeluruh terhadap gangguan sistem interkoneksi transmisi Sumatera tersebut. Langkah evaluasi diperlukan demi mencegah blackout serupa kembali terjadi mendatang.
Pemadaman massal dilaporkan terjadi pada sejumlah kota besar wilayah Sumatera sejak Jumat malam. Kota Medan menjadi salah satu daerah terdampak blackout cukup besar selama beberapa jam. Lampu penerangan jalan umum serta lampu lalu lintas sempat padam total.
Sejumlah ruas utama Kota Medan terlihat gelap akibat terputusnya pasokan listrik dari sistem interkoneksi. Kawasan Jalan Balai Kota, Jalan Gatot Subroto hingga Jalan Gajah Mada mengalami pemadaman total. Aktivitas masyarakat sempat terganggu akibat padamnya penerangan jalan serta fasilitas publik lainnya.
Seorang warga Medan bernama Risma mengaku mengalami listrik padam saat menjalankan Salat Magrib berjamaah. Pemadaman mendadak membuat suasana masjid berubah gelap selama beberapa menit pada Jumat malam. Masyarakat tetap melanjutkan ibadah meski kondisi penerangan terbatas.
“Saya lagi salat tiba-tiba mati listrik, jadi gelap gulita,” ujar Risma kepada wartawan. Meski kondisi gelap, jamaah tetap mengikuti imam hingga salat berjamaah selesai dilaksanakan. Pemadaman tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WIB saat aktivitas masyarakat masih tinggi.
Blackout massal Sumatera langsung menjadi perhatian publik setelah memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat perkotaan. Gangguan sistem transmisi juga berdampak terhadap layanan transportasi serta fasilitas umum beberapa daerah. PLN kini terus mempercepat pemulihan total demi memastikan sistem kelistrikan kembali stabil.
Peristiwa tersebut kembali menyoroti pentingnya keandalan sistem interkoneksi kelistrikan nasional menghadapi cuaca ekstrem. Evaluasi menyeluruh diperkirakan dilakukan pemerintah bersama PLN setelah investigasi gangguan selesai dilakukan. Stabilitas pasokan listrik dinilai menjadi faktor penting menjaga pertumbuhan ekonomi serta aktivitas masyarakat.
Sumber: SM News.com