DED Fly Over Simpang Panam Final, Target Pembebasan Lahan Selesai Tahun Ini

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:37:51 WIB
Rencana Pembangunan Fly Over Simpang Panam.

RIAUREVIEW.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau tengah mematangkan persiapan pembangunan Fly Over Simpang Panam, Kota Pekanbaru.

Hal itu dibahas dalam forum expose desain yang digelar bersama lintas sektor. Berbagai aspek mulai dari desain teknis, rekayasa lalu lintas, hingga manfaat jangka panjang menjadi fokus pembahasan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, Fly Over Simpang Panam diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengurai kemacetan di salah satu titik tersibuk di Pekanbaru.

Selain itu, proyek ini juga ditargetkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendukung pertumbuhan kawasan yang terus berkembang.

"Fly Over Simpang Panam diharapkan menjadi solusi dalam mengurai kemacetan, meningkatkan konektivitas, serta mendukung pertumbuhan kawasan yang semakin berkembang," ujar SF Hariyanto, Rabu (22/7/2026).

Untuk mempercepat realisasi, Pemerintah Provinsi Riau menargetkan penyelesaian permasalahan pembebasan lahan di sekitar lokasi pembangunan dapat tuntas dalam tahun ini.

Setelah proses pembebasan lahan rampung, pembangunan fisik fly over selanjutnya akan dikerjakan oleh Kementerian PU. Skema ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

"Semoga pembangunan ini dapat segera terwujud demi mobilitas yang lebih lancar dan kualitas pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat Riau," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak mengatakan, setelah proses pembebasan lahan selesai dilakukan oleh Pemprov Riau. Selanjutnya pihaknya akan menyampaikan ke Kementerian PU terkait pengerjaan fisik Flyover tersebut.

“DED pembangunan Flyover-nya sudah kami buat, termasuk Amdal. Jika pembebasan lahan sudah selesai, kami akan langsung laporkan ke pimpinan untuk pengerjaan fisiknya,” katanya.

Yohanis juga memaparkan, untuk fisik Flyover tersebut yakni panjang penanganan Flyover yakni 644 meter. Flyover akan membentang dari Jalan HR Soebrantas menuju ke arah Bangkinang. Kemudian panjang oprit arah Pekanbaru 145 meter. Panjang oprit arah Bangkinang 160 meter.

“Selanjutnya untuk clereance 5,3 meter, perkerasan oprit dan frontage menggunakan rigid pavement dan lebar struktur Flyover 18,8 meter,” paparnya.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com

Terkini