RIAUREVIEW.COM --Sebanyak 761 usulan pembangunan masuk dalam program Rp100 juta per RW yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada 2026.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan program tersebut kini mulai direalisasikan setelah dilakukan pembahasan terhadap berbagai usulan yang disampaikan dari tingkat RW.
“Rp100 juta per RW ini sekarang sudah jalan,” ujar Agung usai memimpin rapat pembahasan program tersebut di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP), Kamis (20/8/2026).
Berdasarkan data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), pembangunan saluran lingkungan menjadi usulan paling banyak dengan 357 usulan.
Kemudian pembangunan jalan lingkungan sebanyak 235 usulan dan pembangunan posyandu 51 usulan.
Selain itu, terdapat 39 usulan pembangunan masjid, mushola dan MDA, pemasangan lampu jalan 26 usulan, gedung serbaguna 18 usulan serta normalisasi anak sungai atau saluran primer sebanyak 15 usulan.
Usulan lainnya terdiri dari pembangunan gapura enam usulan, sarana olahraga tiga usulan, trotoar tiga usulan, pengaspalan jalan dua usulan, jembatan dua usulan, pos ronda dua usulan, MCK satu usulan dan turap anak sungai satu usulan.
Agung menyebut tidak seluruh usulan dapat langsung direalisasikan. Pemko masih melakukan penyaringan karena sebagian usulan berada di luar kewenangan pemerintah kota.
“Karena ada yang bukan kewenangan kota, tetapi kewenangan provinsi dan pusat. Kita sedang melakukan penyesuaian agar pelaksanaannya sesuai aturan,” jelasnya.
Menurut Agung, penyelesaian pengukuhan seluruh RT dan RW di 15 kecamatan menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Pak RW dan pak RT kan sudah selesai dilantik semuanya. Harapannya ini betul-betul bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Rapat pembahasan turut dihadiri Asisten I Syamsuwir, Asisten II Ingot Ahmad Hutasuhut, pimpinan OPD, camat dan lurah di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Sumber: cakaplah.com