Fajar Novario, Putra Bangkinang yang Desainnya Terpilih sebagai Logo HUT ke-81 RI

Fajar Novario, Putra Bangkinang yang Desainnya Terpilih sebagai Logo HUT ke-81 RI
Fajar Novario kini menjadi sorotan setelah desainnya terpilih sebagai logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Foto : Istimewa

RIAUREVIEW.COM -- Fajar Novario kini menjadi sorotan setelah desainnya terpilih sebagai logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Desainer kelahiran Bangkinang itu memenangkan sayembara nasional melalui polling publik dengan dukungan puluhan ribu suara.

Di balik kemenangan, asal-usul Fajar ikut menarik perhatian setelah karyanya menjadi identitas visual kemerdekaan Indonesia. Fajar menegaskan dirinya lahir di Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, meski orangtuanya berasal dari Sumatera Barat.

Sang desainer mengatakan masa kecil hingga pendidikan menengahnya berlangsung di Bangkinang sebelum kemudian melanjutkan kuliah.“Saya lahir di Bangkinang, bang. Kedua orangtua saya asli Sumbar,” kata Fajar kepada wartawan Rabu.

Fajar menyelesaikan pendidikan menengahnya di SMAN 1 Bangkinang sebelum melanjutkan pendidikan ke Universitas Negeri Padang.

Setelah menyelesaikan kuliah, ia menuntaskan pendidikan pada 2024 dan mulai menekuni profesi desain secara profesional. Saat ini, Fajar menetap di Padang karena menjalankan aktivitas profesional sebagai desainer melalui proyek kreatif.

Fajar menjelaskan kedua orangtuanya masih menetap di Bangkinang, sedangkan dirinya bekerja dan tinggal di Padang. “Kedua orangtua saya masih tinggal di Bangkinang, saya sendiri di Padang karena kerja,” ujarnya wartawan.

Perjalanan tersebut memperlihatkan hubungan Fajar dengan Bangkinang meski karier profesionalnya berkembang dalam lingkungan kreatif Padang. Di dunia kreatif, Fajar dikenal sebagai desainer sekaligus Co-Founder Auman Design Bureau dengan beragam karya.

Nama Fajar kemudian mencuat setelah desain buatannya mengikuti sayembara logo peringatan kemerdekaan tingkat nasional tersebut. Kompetisi itu memberi ruang bagi desainer untuk menawarkan gagasan visual mengenai semangat persatuan Indonesia kini.

Pemerintah mengumumkan Fajar sebagai pemenang dalam acara yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Juni. Desain pilihannya meraih 30.699 suara atau 44,73 persen dari total 68.569 pemilih secara nasional suara.

Angka tersebut menempatkan karya Fajar sebagai pilihan terbanyak dalam mekanisme polling publik yang digelar pemerintah. Logo HUT ke-81 RI mengangkat konsep keragaman motif tradisional Nusantara dalam bentuk visual yang kuat.

Rancangan tersebut merepresentasikan kebersamaan, sinergi, serta persatuan sebagai landasan kedaulatan Indonesia dan semangat persatuan nasional. Pesan visual itu mempertemukan unsur tradisi dan semangat nasionalisme melalui pendekatan desain sederhana serta komunikatif.

Kemenangan tersebut membawa Fajar menerima hadiah uang tunai senilai Rp100 juta dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Penghargaan itu menjadi apresiasi terhadap karya desainer muda yang berhasil memenangkan kompetisi berskala nasional tersebut.

Logo pilihannya kini digunakan sebagai identitas visual dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Terpilihnya Fajar memperkuat perhatian publik terhadap talenta kreatif daerah yang mampu bersaing melalui kompetisi nasional.

Bangkinang menjadi bagian penting dalam perjalanan Fajar hingga karyanya tampil pada perayaan kemerdekaan tahun ini. Fakta tersebut membuat kisah Fajar tidak sekadar tentang kemenangan desain, tetapi juga perjalanan pendidikan daerah.

Fajar membawa pengalaman pendidikan Bangkinang menuju ruang kreatif lebih luas melalui perjalanan profesional di Padang. Latar pendidikan tersebut menjadi fondasi sebelum dirinya mengembangkan kemampuan desain melalui pekerjaan serta proyek kreatif.

Keberhasilan itu menunjukkan peluang desainer muda daerah memasuki kompetisi nasional dengan gagasan visual dan relevan. Polling publik menjadi salah satu penentu kemenangan Fajar dalam sayembara logo HUT ke-81 RI tersebut.

Dukungan 30.699 pemilih menunjukkan karya Fajar mampu menarik perhatian masyarakat melalui konsep visual mudah dikenali. Persentase 44,73 persen memperlihatkan jarak dukungan cukup kuat dibandingkan total suara dalam proses pemilihan nasional.

Kini, perhatian publik tertuju pada sosok Fajar sekaligus makna desain yang mewakili peringatan kemerdekaan Indonesia. Statusnya sebagai putra Bangkinang membuat perjalanan tersebut mendapat sorotan tambahan dari masyarakat Riau dan sekitarnya.

Fajar membawa cerita personal menuju panggung nasional melalui karya desain yang memenangkan kepercayaan publik Indonesia. Nama Fajar Novario kini tidak hanya dikenal sebagai desainer, tetapi juga pemenang sayembara nasional bergengsi.

Karyanya menjadi bagian dari identitas peringatan HUT ke-81 RI sekaligus mencatat perjalanan kreatif putra Bangkinang. Prestasi tersebut membuka perhatian luas terhadap karya desainer muda Indonesia yang tumbuh melalui daerah masing-masing.

 

 

Sumber: SM News.com

Berita Lainnya

Index