Umat Islam dari Seluruh Dunia Padati Masjidil Haram untuk Melaksanakan Tawaf

Rabu, 04 Februari 2026 | 09:25:00 WIB

Makkah — Umat Islam dari berbagai belahan dunia terus memadati Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah tawaf mengelilingi Ka’bah. Ribuan jamaah tampak memenuhi area mataf sejak pagi hingga malam hari, baik yang menunaikan ibadah umrah maupun tawaf sunnah.
Jamaah datang dari berbagai negara di Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika. Perbedaan bahasa, budaya, dan warna kulit seakan melebur dalam satu tujuan yang sama, yakni beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT di Baitullah. Dengan langkah perlahan dan penuh kekhusyukan, jamaah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran, sebagaimana tuntunan syariat Islam.
Meski kepadatan jamaah cukup tinggi, ibadah tawaf tetap berlangsung dengan tertib. Petugas Masjidil Haram bersama aparat keamanan Arab Saudi terus melakukan pengaturan arus jamaah, terutama pada waktu-waktu ramai seperti selepas sholat fardhu dan pada malam hari. Sejumlah jalur khusus juga disiapkan bagi jamaah lansia, penyandang disabilitas, serta pengguna kursi roda.
Pihak pengelola Masjidil Haram juga menyediakan layanan kesehatan dan relawan yang siap membantu jamaah yang mengalami kelelahan, dehidrasi, atau tersesat di area masjid. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Tawaf memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Islam. Ibadah ini melambangkan ketundukan total kepada Allah SWT serta menjadi simbol persatuan umat Islam sedunia. Di hadapan Ka’bah, tidak ada perbedaan derajat selain ketakwaan, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam.
Momentum tawaf ini juga menjadi pengingat akan kuatnya ikatan ukhuwah Islamiyah. Umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di satu tempat suci, dengan harapan doa-doa yang dipanjatkan di Tanah Haram dikabulkan oleh Allah SWT. (IM)

Terkini