Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Soal Penyebab Antrean BBM di Riau

Ahad, 03 Mei 2026 | 19:06:11 WIB
Ilustrasi. Foto: SM News/Created by Al

RIAUREVIEW.COM --Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memberikan penjelasan terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Riau dalam beberapa hari terakhir, khususnya sejak libur panjang 1-3 Mei 2026.

Lonjakan antrean disebut bukan karena kelangkaan stok, melainkan dipicu oleh meningkatnya konsumsi masyarakat serta perubahan pola pembelian BBM. Mobilitas yang tinggi menjelang libur turut memperbesar kebutuhan, terutama pada jam-jam tertentu.

Section Head Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Romi, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama antrean adalah peralihan konsumsi dari BBM non-subsidi ke subsidi.

“Peningkatan juga terjadi karena banyak masyarakat yang beralih dari Pertamax ke Pertalite. Kami terus berkoordinasi dengan tim terkait agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” jelas Romi, Sabtu (2/4/2026) malam.

Menurutnya, peralihan tersebut menyebabkan tekanan lebih besar pada stok Pertalite di sejumlah SPBU, sehingga antrean terlihat lebih panjang meski secara keseluruhan pasokan BBM tetap dalam kondisi aman.

Sebagai langkah penanganan, Pertamina telah menambah pasokan BBM jenis Pertalite dan Solar hingga 20 persen dari kondisi normal. Selain itu, distribusi terus dipantau secara intensif agar penyaluran berjalan lancar dan merata.

"Untuk 20 persen penambahannya sudah dilakukan dari kemarin," jelasnya.

Pertamina juga berkoordinasi dengan operator SPBU untuk mengatur pelayanan agar antrean dapat terurai, termasuk mengoptimalkan jam operasional dan percepatan pengisian ulang tangki BBM.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, karena kondisi stok dipastikan aman.

“Antrean ini lebih kepada peningkatan konsumsi dan pergeseran pilihan BBM. Kami pastikan suplai tersedia dan terus kami jaga,” tegasnya.

Pertamina berharap masyarakat tetap tenang serta bijak dalam membeli BBM agar distribusi energi dapat berjalan optimal selama periode peningkatan kebutuhan ini.

 

 

 

Sumber: SM News.com

Terkini