RIAUREVIEW.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai membuka Stasiun Pengumpulan dan Pemilahan Sampah (Waste Station) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu titik yang akan beroperasi berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) depan Rumah Dinas Walikota Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani.
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyebutkan bahwa Waste Station tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 20 Maret 2026. Saat ini, progres pembangunan fasilitas itu telah mencapai sekitar 70 persen dan tinggal tahap penyelesaian akhir.
“Waste station insyaallah satu titik akan beroperasi sebelum Lebaran di RTH depan rumah wali kota,” ujar Agung, Kamis (19/3/2026).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menambahkan bahwa fasilitas ini akan mulai dimanfaatkan masyarakat dalam beberapa hari ke depan.
“Insyaallah sebelum Lebaran ini satu Waste Station sudah bisa beroperasi. Masyarakat bisa menukarkan sampah di sana,” ujarnya.
Reza menjelaskan, sejumlah jenis sampah rumah tangga yang dapat ditukarkan antara lain plastik, kaca, minyak jelantah, kertas atau kardus, logam, hingga barang elektronik bekas.
Mekanismenya, warga cukup membawa sampah ke lokasi untuk ditimbang. Berat sampah akan dikonversi menjadi poin yang nantinya bisa ditukarkan menjadi uang elektronik atau saldo aplikasi.
“Masyarakat datang bawa sampah, ditimbang, lalu mendapatkan poin. Jika poin sudah terkumpul, bisa ditukar menjadi uang elektronik melalui aplikasi,” jelasnya.
Untuk memantau jumlah poin dan proses penukaran saldo, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Rekosistem yang telah disiapkan pemerintah.
Ia menjelaskan, pada tahap awal terdapat 10 titik Waste Station yang akan dioperasikan dan tersebar di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru. Lokasi tersebut di antaranya RTH Kaca Mayang, Wisata Alam Mayang, TRC Pekanbaru AMAN 112, Stadion Utama Riau, Taman MPP, MPP, seberang Polda Riau, STC, Pasar Panam, dan Simpang 4 Rumbai.
Sumber: cakaplah.com