Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Daerah, Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Kursus Lemhannas RI di Magelang

Ahad, 19 April 2026 | 14:50:07 WIB

PELALAWAN, RIAUREVIEW.COM  – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan, H. Syafrizal, S.E., resmi mengikuti kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. Kegiatan berlangsung di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu hingga Minggu, 15–19 April 2026, dan diikuti oleh para Ketua DPRD dari seluruh wilayah Indonesia.

Landasan Hukum dan Tujuan Strategis
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 17 Tahun 2014, serta peraturan dan surat keputusan terkait lainnya. Penyelenggaraan kursus juga didasarkan pada program kerja dan anggaran Lemhannas RI Tahun 2026, dengan tujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah serta menyamakan persepsi dalam kerangka pembangunan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, H. Syafrizal bersama rekan-rekan Ketua DPRD dari berbagai provinsi, kota, dan kabupaten mengikuti serangkaian materi pembekalan, diskusi interaktif, dan studi kasus. Materi dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman mendalam tentang konsep ketahanan nasional, tata kelola pemerintahan yang baik, serta peran strategis lembaga legislatif dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

H. Syafrizal menyatakan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen DPRD Kabupaten Pelalawan untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan profesionalisme.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan, memperbarui pengetahuan, dan memperkuat jaringan kerja sama antar daerah. Ilmu dan pengalaman yang kami peroleh akan menjadi bekal berharga dalam menyusun kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Pelalawan,” ujarnya, Sabtu, 18 April 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DPRD akan terus berupaya optimal dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran demi mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah yang inklusif dan sejahtera.

Diharapkan hasil dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memberikan dampak positif bagi tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pelalawan.*

Terkini