Investasi Rp300 Miliar, PT MNS Bangun Galangan Kapal di KITB Siak

Senin, 20 April 2026 | 19:39:10 WIB
PT MNS bangun galangan kapal di KITB Siak.

RIAUREVIEW.COM --Pemerintah Kabupaten Siak mulai menghidupkan kembali sektor industri maritim di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit.

Hal itu ditandai dengan dimulainya pembangunan galangan kapal terpadu milik PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS), Senin (20/4/2026).

Proyek strategis ini merupakan investasi swasta dengan total nilai lebih dari Rp300 miliar.

Pada tahap awal, PT MNS telah merealisasikan investasi sebesar Rp100 miliar, termasuk pembangunan akses jalan sepanjang 1,2 kilometer di dalam kawasan industri.

Peresmian pembangunan dilakukan langsung oleh Bupati Siak Afni Zulkifli, bersama jajaran direksi PT MNS, pengelola KITB, Forkopimda, DPRD, Kadin Riau, LAM Siak, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Afni menyebut proyek ini sebagai tonggak penting kebangkitan KITB yang selama ini dinilai belum berkembang optimal.

"Ini menjadi awal yang baik bagi kebangkitan KITB. Kepercayaan investor seperti PT MNS adalah modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.

Afni menegaskan, KITB diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Siak, bahkan di tingkat Provinsi Riau dan Sumatera.

"Lokasinya yang strategis diharapkan mampu mendukung distribusi komoditas, baik dalam negeri maupun lintas negara," ulasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembenahan kawasan industri, termasuk percepatan perizinan, kejelasan regulasi, serta penertiban penguasaan lahan oleh investor yang belum merealisasikan pembangunan.

"Saya minta tidak ada lagi pungutan liar. Investor harus diberikan kepastian dan kemudahan. Tenant yang sudah pegang lahan harus jelas komitmennya, kapan mulai dibangun," tegasnya.

Selain itu, Pemkab Siak juga tengah mengupayakan pengelolaan kembali kawasan pelabuhan di KITB melalui Badan Usaha Pelabuhan (BUP) milik daerah.

Proses pembentukan BUP baru sedang disiapkan sesuai arahan Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, Direktur PT MNS, Yudi Utomo, menyampaikan bahwa galangan kapal yang dibangun akan menyerap sekitar 200 tenaga kerja, dengan prioritas tenaga kerja lokal Kabupaten Siak, khususnya di bidang teknik seperti pengelasan.

"Potensi pasar sangat besar. Berdasarkan studi kelayakan, terdapat lebih dari 8.500 kapal domestik dan ratusan kapal internasional yang melintas di wilayah Riau. Ini peluang yang sangat menjanjikan," jelasnya.

Ia menambahkan, lokasi galangan kapal yang dekat dengan muara dan menghadap langsung ke Selat Padang menjadi nilai strategis tersendiri. Apalagi, grup PT MNS saat ini mengoperasikan lebih dari 100 kapal.

Selain fasilitas galangan, PT MNS juga membangun sarana pendukung seperti instalasi pengolahan air bersih (reverse osmosis) untuk memastikan kebutuhan air terpenuhi secara mandiri.

"Infrastruktur jalan di kawasan tersebut juga turut dibangun dengan investasi miliaran rupiah guna memperlancar akses," kata Yudi.

Dengan dimulainya proyek ini, Bupati Afni berharap KITB tidak lagi sekadar nama, melainkan benar-benar berkembang menjadi kawasan industri aktif yang mampu mendorong peningkatan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com

Terkini