RIAUREVIEW.COM --Seorang pria berinisial ARF (35) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di kawasan RT 07/RW 04 Puncak Indah, Desa Angkasa, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, pada Senin pagi (20/4/2026), sekitar pukul 08.00 WIB.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, S.H menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya yang datang ke rumah setelah tidak mendapat respons saat dipanggil dari luar.
“Setelah tidak ada jawaban, saksi mencoba melihat ke dalam rumah melalui ventilasi dan mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar,” ujar Kapolsek.
Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu rumah yang dalam keadaan terkunci. Setelah berhasil masuk, korban ditemukan di dalam kamar dan kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak berwajib.
Petugas dari Polsek Bunut yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan setempat untuk pemeriksaan awal.
Dari hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis, ditemukan tanda-tanda yang konsisten dengan dugaan kematian tanpa adanya indikasi kekerasan fisik dari pihak lain. Pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat masalah pribadi dan pernah melakukan percobaan bunuh diri sekitar dua tahun lalu.
AKP Arinal Fajri mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang di sekitar. “Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keluarga, tetangga, maupun kerabat. Jika melihat tanda-tanda seseorang mengalami tekanan atau perubahan perilaku yang mengkhawatirkan, segera ajak berkomunikasi dan, bila perlu, hubungi tenaga profesional,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk saling mendukung dan menjaga lingkungan sosial yang kondusif.
"Jika anda atau seseorang yang anda kenal sedang mengalami tekanan emosional atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, penting untuk segera mencari bantuan profesional, seperti tenaga kesehatan atau layanan konseling terdekat. Dukungan dari orang sekitar juga dapat sangat membantu dalam situasi sulit," pungkas Kapolsek.*
Sumber: Riauterkini.com