Sudah Direvitalisasi, DPRD Pekanbaru Ajak Warga Jaga Halte

Selasa, 21 April 2026 | 18:07:19 WIB

RIAUREVIEW.COM --Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Rois, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas halte yang telah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) bersama pihak-pihak swasta.

Menurutnya, keberadaan halte yang kini semakin baik harus disyukuri dengan cara merawat dan memeliharanya secara bersama-sama.

Rois menegaskan, upaya menjaga fasilitas publik tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Masyarakat sebagai pengguna dan penerima manfaat juga memiliki tanggung jawab yang sama agar fasilitas tersebut tetap terawat dan nyaman digunakan.

“Halte yang sudah ada itu harus kita syukuri. Bentuk rasa syukur itu tentu dengan menjaga dan memelihara keindahannya. Karena itu perlu adanya sosialisasi, agar kesadaran ini tumbuh bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakat,” ujar Rois, Selasa (21/4/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga citra kota di mata pihak luar, termasuk perusahaan maupun lembaga yang berpotensi menyalurkan bantuan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR.

Menurutnya, kondisi fasilitas publik yang terawat akan menjadi nilai tambah dan mendorong pihak lain untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan kota.

Sebaliknya, jika fasilitas seperti halte justru dirusak atau dikotori akibat aksi vandalisme, hal itu dapat menurunkan minat pihak luar untuk membantu.

“Kalau halte yang sudah bagus malah dirusak atau dikotori, tentu pihak yang ingin membantu akan berpikir dua kali. Baik itu perusahaan maupun pihak luar, bahkan dari negara lain yang ingin berkontribusi untuk Pekanbaru,” jelasnya.

Ia menilai, perilaku vandalisme tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga masyarakat luas. Bahkan, kondisi tersebut bisa menjadi indikator bahwa suatu daerah belum siap menerima bantuan atau kerja sama pembangunan.

Untuk itu, Politisi PKS ini mendorong Pemerintah Kota Pekanbaru agar lebih masif melakukan sosialisasi dengan melibatkan berbagai elemen, seperti kalangan kampus, hingga masyarakat umum.

Ia juga mengingatkan agar ekspresi kreativitas masyarakat disalurkan pada tempat yang semestinya, bukan pada fasilitas umum seperti halte atau flyover.

“Kalau ingin berkarya atau menyalurkan kreativitas, carilah tempat yang tepat. Jangan di halte atau fasilitas publik lainnya,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan halte yang semakin baik merupakan hasil kerja bersama yang patut diapresiasi. Namun, keberlanjutan kualitas fasilitas tersebut sangat bergantung pada kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaganya.

“Dengan banyaknya halte yang semakin bagus, kita tentu bersyukur dan berterima kasih. Tapi yang paling penting, mari sama-sama kita jaga,” pungkasnya.

 

 

 

 

Sumber: cakaplah.com

Terkini