Di Masa Wabah Covid-19, Forikan Siak Taja Dua Pelatihan Pengolahan Pangan dalam Sehari

Rabu, 08 Juli 2020 | 16:56:34 WIB

SIAK, RIAUREVIEW.COM -Di masa wabah Covid-19 belum Reda, Warga di anjurkan banyak-banyak makan ikan. 

Hal ini langsung di taja oleh (Forum Makan Ikan) Forikan Kabupaten Siak bekerjasama dengan PT BSP menyelenggarakan pelatihan pengolahan makanan berbahan ikan local yang dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Tualang dan Sungai Mandau, Selasa (7/7/20). 

Dalam pelatihan tersebut, terlihat antusias peserta di dua kecamatan tersebut mengikuti pelatihan tersebut. Hal itu ditunjukkan dari aktifnya para peserta melemparkan pertanyaan kepada narasumber atau chef serta dalam kegiatan itu. 

Salah satu peserta, Ketua PKK Kampung Perawang Barat Indriawati, menuturkan bahwa pelatihan memasak ikan ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan ibu-ibu para peserta kegiatan lainnya. Menurutnya usai mengikuti pelatihan masing-masing Ketua  PKK Kampung selanjutnya dapat berbagi ilmu kepada seluruh ibu-ibu dikampungnya masing-masing. 

"Kami sangat senang dengan pelatihan pengolahan ikan ini. Banyak hal-hal baru yang kami peroleh dan nanti akan kami bagikan kepada ibu-ibu hamil maupun ibu balita," ujarnya. 

Chef Fitra Nugraha yang menjadi narasumber, saat melakukan demo masak memaparkan bahwa prinsip utama dalam memasak adalah spirit untuk selalu membuat sajian yang lezat dan sehat. 

Ia juga memaparkan resep masakan Tuna steak sambal matah, Sop Tenggiri Belimbing Wuluh, Dim Sum Hakaw Tenggiri dan bubur patin untuk balita kepada peserta, yang merupakan hasil kreasinya sendiri. Ia menjelaskan, menu masakan berbahan ikan akan tetap terasa nikmat dan lezat dengan tanpa mengurangi kandungan gizi, jika diolah dengan cara yang benar dan sehat. 

"Untuk mengolah ikan jangan terlalu matang atau over cook, karena bisa menghilangkan kandungan omega 3 dan gizi lainnya," sebut dia. 

Keempat menu tersebut, kata dia, bisa menggunakan ikan dan bahan-bahan lainnya yang mudah didapat. Chef Fitra juga menggunakan ebi kering yang sudah dihaluskan untuk mengganti penyedap masakan. 

"Semoga pelatihan masak ikan ini bisa memberi inspirasi bagi ibu-ibu dalam  mempersiapkan menu istimewa bagi keluarga dan khususnya bagi ibu-ibu hamil dan ibu balita, agar anaknya terhindar dari stunting," harapnya. 

Mantan Chef restoran di Bali, Lombok, dan Surabaya ini menyampaikan, metode memasak yang ia tampilkan adalah dengan cara mengukus dan merebus.  Selain itu, ia juga menunjukkan bagaimana tips memotong bawang agar tidak mempengaruhi kualitas rasa masakan yang dibuat. 

Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasidah Alfedri menambahkan, kegiatan pelatihan memasak bahan ikan ini dilaksanakan dalam rangka pencegahan stunting di Kabupaten Siak. Tujuannya kata dia untuk menambah wawasan bagi peserta. Dimana ketua PKK Kampung sebagai peserta bisa menyampaikan kepada ibu-ibu hamil dan ibu balita di wilayah masing-masing. 

Seperti diketahui, lanjut Rasidah, kandungan gizi yang baik didalam ikan akan sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak, terutama mampu meningkatkan kecerdasan otak pada anak. 

“Saya berharap, anak-anak Kabupaten Siak selalu sehat, cerdas dan mampu bersaing dengan daerah lain, tapi yang terpenting bisa tercegah dari stunting," ucapnya. 

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena mendukung program pemerintah dalam rangka pencegahan stunting melalui pelatihan memasak atau mengolah makanan berbahan ikan lokal. Harapannya kata dia, dapat memenuhi asupan gizi yang cukup kepada keluarga, tidak hanya anak-anak tapi mulai umur bayi sampai dewasa.

Terkini