Program Ketuk Pintu Layani dengan Hati, Pemkab Kepulauan Meranti Jemput Bola Vaksin

H. Muhammad Adil langsung melihat masyarakat yang sedang melakukan vaksinasi

KEPULAUAN MERANTI, RIAUREVIEW.COM --Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil yang juga ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kepulauan Meranti melalui Program "Ketuk Pintu Layani dengan Hati" melakukan jemput bola vaksin ribuan warganya disemua Kecamatan yang ada, hal ini merupakan bentuk komitmen Bupati yang siap membebaskan masyarakat Kepulauan Meranti dari virus covid-19 sesuai intruksi Presiden RI kepada kepala daerah se-Indonesia, (29/5/2021)

Gerakan Vaksinasi masal ini dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing kelompok memiliki ketua tim untuk mengawal proses vaksinasi ditiap kecamatan untuk kecamatan Rangsang dan Tebing Tinggi Timur dengan jumlah positif Covid-19 terbesar dipimpin oleh Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil kedua Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Kecamatan Merbau dipimpin oleh Sekretaris Daerah Dr. H. Kamsol, ketiga Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat dipimpin oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Eko Wimpiyanto bersama Dandim Bengkalis Letkol Inf. Lizardo Gumay dan untuk di Kecamatan Rangsang Barat, Pulau Merbau dan Rangsang Pesisir dipimpin oleh Camat bersama TNI/Polri.

Pemerintah Pusat telah menyalurkan vaksin Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti sebanyak 17.120 Dosis, dari jumlah itu sebanyak 11476 dosis telah berhasil disuntikan kepada warganya yang dimulai dari Tenaga Kesehatan, Guru, TNI/Polri, ASN dan warga umum (usia 18-59 serta Manula), saat ini vaksin yang tersisa berjumlah 5642 Dosis yang siap disuntikan kepada warga yang belum melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Dari keterangan Tim Gugus Tugas Covid-19 yang juga Kadiskes Kepulauan Meranti Dr. Misri Hasanto, ternyata masih banyak warga Kabupaten Kepulauan Meranti khususnya yang berusia lanjut enggan untuk divaksinasi dengan berbagai alasan.

Untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi Covid-19 di Kepulauan Meranti sesuai Intruksi Presiden, dikatakan Bupati H. Muhammad Adil, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga agar bersedia melakukan vaksinasi dan upaya yang paling jitu adalah dengan menerapkan program "Ketuk Pintu Layani dengan Hati" artinya kepala desa bersama Tim Gugus Tugas akan langsung mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan sosialisasi dan vaksinasi di tempat, di samping efektif langkah ini juga efisien sebab  masyarakat tidak perlu lagi repot mendatangi Puskesmas untuk mendapatkan layanan vaksinasi Covid-19.

Khusus di wilayah Kecamatan Rangsang lokasi Vaksinasi masal yang dipimpin oleh Bupati Kep. Meranti H. Muhammad Adil, kedatangan Bupati didampingi Kadiskes Dr. Misri dan Kadis Sosial Agusyanto  disambut langsung oleh Camat Rangsang T. Arifin, Kapolsek Rangsang Ipda Bakara, Kepala Puskesmas, Babinsa TNI.

H. Muhammad Adil dan Tim Gugus Tugas langsung mendatangi kediaman Khalifah Kiyai H. Hasbullah di Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang, disitu telah menunggu Tim Gugus Tugas Kecamatan yang siap melakukan Vaksinasi Covid-19 kepada warga sesuai prosedur standar.

Dari pantauan media riaureview.com proses vaksinasi berjalan dengan aman dan lancar tidak ada terjadi efek samping terhadap warga yang divaksin. Seperti diakui oleh Khalifah Kiyai H. Hasbullah (67) yang tidak mengalami masalah efek samping apa pun.

"Yang saya rasa suntiknya tidak sakit, tidak ada efek samping dan pada prinsipnya saya mendukung program vaksinasi Covid-19 ini, yang senada juga disampaikan oleh Ahmad Rifai (49) yang keseharian bekerja sebagai petani, hanya sedikit gugup, tapi tidak ada efek negatif pada fisik," pengakuan masyarakat yang di vaksinasi.

Usai melihat dan mengawal proses Vaksinasi kepada warga Rangsang, Bupati H. Muhammad Adi dan rombongan langsung menuju Kecamatan Tebing Tinggi Timur, di lokasi ini Bupati bersama Tim Gugus Tugas langsung mendatangi rumah-rumah warga untuk dilakukan vaksinasi, seperti halnya di wilayah Rangsang, kedatangan Bupati disambut baik oleh warga dan bersedia untuk dilakukan Vvaksinasi.

Ke depan dengan telah divaksinnya seluruh warga Meranti usia 18-59 tahun hingga Manula, Bupati H. Muhammad Adil berharap dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kepulauan Meranti, dan yang paling penting dapat menekan angka kematian warga akibat Covid-19. (Sp)



TULIS KOMENTAR