Sasaran Program Lingkungan, Infrastruktur, dan Penguatan Karakter Masyarakat

KBM Kelompok 6 UNILAK Tutup Pengabdian dengan Sejumlah Program

KBM Kelompok 6 UNILAK Tutup  Pengabdian dengan Sejumlah  Program

SIAK,RIAUREVIEW.COM,  – Hari ketiga sekaligus penutupan pelaksanaan Karya Bakti kepada Masyarakat (KBM) Membangun Desa, Kelompok 6 Universitas Lancang Kuning (UNILAK) melaksanakan serangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan karakter, pelestarian lingkungan, pembangunan sarana umum, serta pemberdayaan masyarakat di Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan diawali dengan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diikuti oleh generasi muda setempat. Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa memberikan pembinaan mengenai teknik dasar baris-berbaris sebagai sarana menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme. Peserta mengikuti setiap materi dengan antusias sehingga kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Kelompok 6 melaksanakan penanaman bibit pohon di beberapa titik yang telah ditentukan bersama masyarakat. Kegiatan penghijauan ini diharapkan mampu meningkatkan ruang terbuka hijau, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk jangka panjang.

Di bidang pemberdayaan masyarakat, mahasiswa juga mengadakan pelatihan pengolahan pupuk organik. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan edukasi mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk yang bernilai guna. Selain mengurangi volume sampah organik, pelatihan tersebut diharapkan dapat mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan limbah secara berkelanjutan.

Komitmen Kelompok 6 dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat juga diwujudkan melalui pembuatan sumur bor sebagai upaya membantu penyediaan sumber air bersih. Kehadiran sarana tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap air yang layak untuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas umum, maupun aktivitas lainnya.

Pada kesempatan yang sama, mahasiswa menyerahkan tong sampah kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan kebersihan lingkungan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, mengurangi pencemaran lingkungan, serta membangun budaya hidup bersih di Kampung Benteng Hilir.

Semangat kebersamaan juga ditunjukkan melalui partisipasi aktif mahasiswa dalam gotong royong pembangunan Masjid Nurul Falah. Mahasiswa bersama masyarakat memberikan bantuan tenaga dalam proses pembangunan masjid sebagai wujud kepedulian terhadap penyediaan sarana ibadah yang representatif sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kelompok 6 bersama warga melaksanakan pembersihan saluran air atau parit di lingkungan kampung. Sampah dan sedimentasi yang menghambat aliran air dibersihkan secara bergotong royong guna memperlancar drainase dan mengurangi potensi terjadinya genangan maupun banjir saat musim hujan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Ketua Kelompok 6 KBM UNILAK, Muhammad Arif Nugraha, menyampaikan bahwa seluruh program yang dilaksanakan selama tiga hari merupakan hasil kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi juga dari terbangunnya hubungan yang harmonis, semangat gotong royong, serta manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kampung Benteng Hilir, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah menerima serta mendukung pelaksanaan Program KBM Membangun Desa. Semoga seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi awal terjalinnya hubungan yang baik antara Universitas Lancang Kuning dengan masyarakat," ujarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan pada 25 Juli 2026, rangkaian Program Karya Bakti kepada Masyarakat (KBM) Membangun Desa Kelompok 6 Universitas Lancang Kuning resmi ditutup. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, lingkungan, keagamaan, dan pembangunan masyarakat, Kelompok 6 berharap nilai-nilai pengabdian, kepedulian, serta semangat gotong royong yang telah dibangun dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak*. (Bs)

Berita Lainnya

Index