KEPULAUAN MERANTI, RIAUREVIEW.COM--Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Polres Kepulauan Meranti menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian anggota kepolisian. Nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu diharapkan tidak berhenti dalam seremoni, tetapi tercermin melalui cara personel menjalankan tugas dan melayani masyarakat.

Hal itu tergambar dalam upacara Hari Juang Polri yang berlangsung di halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Jumat (21/8/2026). Upacara dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Sejumlah pejabat dan personel turut hadir, di antaranya Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para pejabat utama, perwira serta personel Polres Kepulauan Meranti.
Hari Juang Polri menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan kepolisian dan perjuangan yang melatarbelakangi lahirnya nilai-nilai pengabdian dalam tubuh Polri. Karena itu, peringatan tersebut memiliki arti penting bagi personel yang saat ini berada di garis depan pelayanan masyarakat.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, sejarah perjuangan kepolisian harus menjadi sumber semangat bagi setiap anggota dalam melaksanakan tugas.
"Peringatan Hari Juang Polri ini menjadi momentum bagi kita untuk mengenang dan menghormati perjuangan para pendahulu Polri. Nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus kita tanamkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," ujar Gede.
Ia menilai, tuntutan terhadap institusi kepolisian semakin besar seiring dengan berkembangnya persoalan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut membutuhkan personel yang tidak hanya memahami tugas dan kewenangannya, tetapi juga mampu menunjukkan sikap profesional dan humanis.
"Semangat juang, loyalitas, soliditas dan profesionalisme harus terus kita jaga. Yang paling penting, bagaimana kita hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.
Kapolres mengingatkan agar setiap anggota menjaga integritas dan tidak kehilangan semangat pengabdian dalam menghadapi berbagai dinamika tugas.
"Jadikan Hari Juang Polri sebagai pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara membutuhkan integritas, disiplin dan ketulusan. Kita harus terus berupaya memberikan pelayanan yang humanis dan profesional agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat," tuturnya.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak dibangun hanya melalui pernyataan, tetapi melalui kehadiran dan tindakan nyata personel ketika masyarakat membutuhkan kepolisian.
Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau menghadapi situasi yang memerlukan penanganan segera. Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan respons kepolisian.
Layanan tersebut menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk lebih mudah terhubung dengan kepolisian, sekaligus memperkuat pola pelayanan yang cepat dan responsif terhadap berbagai persoalan di lapangan.
Karena itu, momentum Hari Juang Polri diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus penyemangat bagi seluruh personel Polres Kepulauan Meranti untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga soliditas dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

