Tiga Jam Dicari, Pemuda yang Nyebur ke Kolam Eks Green City Ditemukan Tak Bernyawa

Tiga Jam Dicari, Pemuda yang Nyebur ke Kolam Eks Green City Ditemukan Tak Bernyawa
Tim SAR bersiap mencari korban yang tenggelam di kolam bekas galian Green City di Jalan Diponegoro, Pekanbaru. (sumber: cakaplah.com))

RIAUREVIEW.COM --Seorang pemuda berusia sekitar 20 tahun ditemukan tewas setelah tenggelam di kolam bekas galian pembangunan Green City, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Minggu (20/9/2026). Tubuh korban ditemukan setelah tim gabungan menyisir kolam selama sekitar tiga jam.

Korban diketahui bernama Adi atau Ady, warga Jalan Bukit Barisan. Ia dilaporkan tenggelam sekitar pukul 12.00 WIB ketika berenang bersama sejumlah temannya.

Kolam tersebut berada di belakang Taman Makam Pahlawan, sekitar kawasan Bundaran Keris. Lokasinya merupakan bekas galian basement dengan kedalaman diperkirakan mencapai 8 hingga 10 meter.

Awalnya kegiatan berenang berlangsung bersama beberapa rekan korban. Teman-temannya kemudian memilih kembali ke tepian kolam. Korban justru bergerak menuju bagian tengah sebelum akhirnya tidak terlihat lagi.

Teman-teman korban panik setelah pemuda itu tak kembali muncul ke permukaan. Warga sekitar kemudian ikut membantu pencarian. Laporan juga diteruskan melalui layanan darurat 112.

Kondisi kolam membuat pencarian tidak mudah dilakukan. Air yang keruh menyulitkan petugas melihat bagian dasar. Kedalaman kolam juga membuat proses penyisiran membutuhkan kehati-hatian ekstra.

Tim SAR Pekanbaru bersama BPBD Pekanbaru dan kepolisian kemudian bergerak menuju lokasi. Petugas menyisir area yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat. Warga turut membantu memberikan informasi kepada tim pencarian.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan pencarian dilakukan bersama unsur terkait. Petugas juga memakai perlengkapan keselamatan selama operasi berlangsung. Langkah tersebut diperlukan karena kondisi kolam cukup berisiko.

Setelah sekitar tiga jam pencarian, petugas akhirnya menemukan tubuh korban. Korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah kemudian dievakuasi dari kolam tersebut.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan bahaya kolam bekas galian yang dibiarkan terbuka. Permukaan air yang terlihat tenang ternyata menyimpan kedalaman ekstrem. Aktivitas berenang di lokasi seperti itu dapat berubah menjadi petaka dalam hitungan menit.

Warga sebelumnya sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun kondisi air membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Operasi kemudian dilanjutkan tim gabungan menggunakan prosedur pencarian korban tenggelam.

Informasi awal menyebut korban berenang bersama teman-temannya sebelum bergerak ke bagian tengah kolam. Dugaan sementara korban mengalami kelelahan saat berada di area dalam. Kepastian penyebab tenggelam masih menunggu penanganan lebih lanjut.

Lokasi kejadian berada di kawasan yang cukup dikenal warga Pekanbaru. Bekas galian pembangunan tersebut kini terisi air dalam jumlah besar. Keberadaannya menjadi ancaman bagi warga yang mencoba mendekat tanpa memahami kondisi dasar kolam.

Kematian pemuda tersebut menutup pencarian panjang pada Minggu sore. Dari aktivitas berenang bersama teman, situasi berubah menjadi operasi SAR. Kolam yang tampak seperti tempat bermain akhirnya menjadi lokasi evakuasi korban.

 

 

 

Sumber: SM News.com

Berita Lainnya

Index