Senadung Cinta Dibukit Merah

Deliza Aziz.(dok)

 

Kala senja di bukit merah

Desiran dan hembusan angin menerpa

Dinding asmara sebagai benteng cinta kita

Dan rasa itu muncul tanpa kita rekayasa

 

Diantara celah celah akar beringin

Engkau menatapku penuh makna

Mengundang hasrat ku

Untuk tak ingin engkau tinggalkan

 

Dibukit merah ini

Pernah dulu Kita tancap kerinduan ini

Kita kibarkan bendera cinta

Dan ikralkan kesetiaan tak ingin diduakan

Untuk saling mengisi hati dengan ketulusan

 

Teriknya mentari mengeringkan embun rindu

Tiupan angin menerbangkan serbuk cinta

Itu mengikis harapan kita

Dan kini semakin menghilang

 

Semua rasa itu semakin menjauh

Kau renda kepahitan ini

Semua yang indah dan rasa bahagia

Kini tak muncul Lagi

 

Di tepian pantai engkau hanyutkan semua rasa

Padahal di puncak bukit merah itu

Rinduku yang masih kokoh tertancap

Hanya kini ku menanti hujan reda

Yang mengantarkan pelangi

Membawa senandung cintaku kembali dibukit merah

 

DELIZA AZIZ, Bengkalis RSB Bengkalis

 

 

 



TULIS KOMENTAR