Budi Daya Cacing Tanah Menjanjikan Keuntungan Besar:  CV Budi Daya Lestari Siap Beri Pelatihan


PEKANBARU, RIAUREVIEW.COM -Usaha budidaya cacing tanah (lumbricus Rubellus, ANC, tiger) terkesan menjijikan, tapi siapa sangka ini budidaya ini merupakan potensi usaha yang menguntungkan. CV Budidaya Lestari beralamat di Jalan Cenderawasih Gang Kakak Tua Tangkerang Tengah, Pekanbaru menjalankan usaha cacing tanah tersebut.  Perusahaan ini sudah 3 bulan berdiri, namun sebelum berbadan usaha, pemiliknya sudah menjalankan budidaya cacing tanah sejak setahun yang lalu.

Direktur CV Budidaya Lestari, Zaifrinal biasa dipanggil Zainal menjelaskan saat ini perusahaan mengelola cacing dengan kapasitas 3 ton bibit, membawahi kurang lebih 100 orang mitra. Zainal mengatakan cara budidaya sangat mudah,  cukup menggunakan media tanah,  pakan dapat diberikan dari limbah rumah tangga. Untuk perawatan 2 kali sehari, seperti mengemburkan tanah, melembabkan tanah dan pemberian pakan. Siklus perkembang biakan cacing dari kokon (telur) menjadi anak dalam 2 minggu, setelah 2 bulan cacing dewasa akan membuahi telur dan menjadi induk. Umur cacing jika dirawat dengan benar akan berumur panjang, bahkan mencapai 8 tahun, ujarnya.

Lihat juga: Mengenal Usaha Komunitas Umah Cacing (UCI Riau)

CV Budidaya Lestari menampung berapa pun cacing hasil panen mitra. Setiap mitra diikat dengan perjanjian di bawah tangan,  khusus mitra yang mengelola 100 kg atau lebih akan diikat dengan perjanjian otentik (notaris). Setiap mitra akan dilatih, diajarkan oleh perusahaan sampai mahir. Untuk memudahkan komunikasi dalam  pembinaan terhadap mitra  perusahaan membuat grup wa. Bagi mitra yang berprestasi perusahaan akan memberikan subsidi bibit. Perusahaan  ini memberikan kesempatan bagi umum yang ingin memahami budidaya cacing dengan memberikan pelatihan yang dilaksanakan setiap hari minggu mulai jam 09.00 Wib – selesai. Bagi yang berminat untuk ikut pelatihan silahkan hubungi no hp. 0812 7625 5579 dan no WA. 082288368807, ujar Zainal tutupnya.

Kesaksian Siswanto mitra yang berasal dari Dayun Siak mengawali 100 kg secara berkelompok selama 3 bulan telah 2 kali panen, kenaikan 2 bulan menjadi 200 kg dengan pakan kotoran sapi basah dicampur ampas tahu perawatan intensif berkala sesuai prosedur.

Perusahaan saat ini masih menampung cacing dalam bentuk basah, wacana ke depan perusahaan akan mengolah cacing menjadi pakan ternak berupa pelet berprotein tinggi. Saat ini, perusahaan baru sebatas membuat cacing kering yang merupakan bahan baku untuk kosmetik,  pakan ternak, tepung cacing, perikanan. 

Galeri

 

 

 

 

 

 

 



TULIS KOMENTAR