Sosialisasi dan Koordinasi Kegiatan DAK


BENGKALIS, RIAUREVIEW.COM — Sosialisasi dan Koordinasi kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan Sub Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Tahun Anggaran 2020 resmi dibuka Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis Edi Sakura.

Kegiatan tersebut menyimpulkan, jika sosialisasi tersebut secara teknis telah dikupas bersama, mulai dari pekerjaan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), sasaran teknik dan gambar. Selain itu juga mengenai kegiatan fisik, apapun yang bersumber dari anggaran pemerintah wajib memasang plang kegiatan (proyek).

Hal itu disampaikan Tim Fasilitator Supno, Jumat (19/6/2020). Menurut Supno yang sehari-hari berkiprah di konsultan perencana dan pengawas ini, berkaitan dengan dana DAK tentunya segala bentuk teknis kegitan tidak bisa terpisahkan.

“Saya berharap dari sosialisasi dan koordinasi kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan Sub Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Tahun Anggaran 2020, yang berlangsung Senin 15 Juni 2020 lalu  di aula kantor Dinas Pendidikan, bisa ditarik ambil kesimpulan yaitu, bekerja sesuai dengan RAB, sasaran teknik dan gambar. Sebab, segala sesuatu dalam hal ini tidak bisa terpisahkan, sehingga hasilnya baik untuk rekanan dan semua pihak,”ungkap Supno, Jumat (19/6/2020).

Lebih lanjut Supno menjelaskan, jika dalam kegiatan DAK Fisik dilingkungan Dinas Pendidikan, sebelum pelaksanaan pekerjaan wajib memasang kegiatan melalui plang kegiatan, sehingga bisa diketahui jelas oleh masyarakat serta publik.

Kegiatan fisik apapun yang bersumber dari anggaran pemerintah, wajib memasang papan plang, sehingga bisa diketahui jenis pekerjaannya,”urainya.

Sosialisasi tersebut, sambungnya, telah dilaksanakan setiap tahunnya agar seluruh kepala sekolah dan bendahara sekolah bisa menguasai teknis dasar kegiatan, yang bersumber dari anggaran pemerintah, baik kabupaten, provindi dan pusat.

“Ada sepuluh orang masuk dalam tim fasilitator ini. Harapannya sama, ingin pembangunan Bengkalis bisa lebih baik dan mutu serta kualitasnya dijaga. Karena yang menikmati pembangunan ini adalah masyarakat nantinya,”ujarnya.(kr)



TULIS KOMENTAR