Mahasiswa Fekon Unilak Turut Sumbang Medali Bagi Riau Cabang Angkat Berat di PON Papua


PEKANBARU, RIAUREVIEW.COM -- etelah sebelumnya dua mahasiswa Unilak atas nama Vanessa Evato dan Dion Pramudana menyumbangkan medali dari  cabang olahraga sepak takraw dan renang, ternyata mahasiswa Fakultas Ekonomi (Fekon) Unilak juga berhasil menyumbangkan medali perak dari cabang olahraga raga angkat berat.

Dia adalah Sigit Prasetyo Cahyo yang turun  membela Riau pada PON Papua lalu.

Saat ditemui di gedung Fakultas Ekonomi usai bertemu dengan dekan, ia merasa bangga atas pencapaian yang telah di raih untuk memberikan kontribusi bagi Riau.

"Saya atlet angkat berat, saat di PON Papua main di kelas 105kg, saat itu meraih medali perak, emas di rebut atlet asal Jawa Barat. Saya bangga dan senang atas raihan medali ujarnya." ujar alumni SMAN 6 Pekanbaru ini.

Sementara itu, Wakil Rektor III Unilak bidang kemahasiswaan dan kerjasama Dr. Bagio Kadaryanto, SH, MH saat dihubungi merasa bangga atas pencapaian prestasi mahasiswa Unilak. "Selamat atas medali peraknya,  semoga di kompetisi lainnya ikut meraih prestasi,dan menjadi motivasi mahasiswa Unilak lainya berprestasi di bidang akademik maupun non akademik".

Dr. Bagio pun mengajak anak-anak Riau yang memiliki prestasi bidang olahraga untuk dapat melanjutkan pendidikan sarjana di Unilak, di Unilak ada sekitar 14 unit kegiatan mahasiswa yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat.

Atas pencapaian mahasiswa Unilak yang meraih prestasi di PON ikut mendongkrak posisi Riau dalam perolehan medali. Untuk pulau Sumatera, Provinsi Riau menjadi peringkat pertama dengan  perolehan medali 21 emas 25 perak dan 21 perunggu, jauh meninggalkan Provinsi Lampung yang di peringkat dua dengan 14 emas 10 perak dan 12 perunggu. Di PON Papua, atlet Riau yang berstatus mahasiswa Unilak menyumbangkan sebanyak 6 medali dengan rincian 1 perak dari Sigit, 1 perunggu dari Dion Pramudana dan 2 emas, 1 perak, satu perunggu  dari Vanessa Evato.



TULIS KOMENTAR