Diduga Terjatuh Dari Jembatan Rantau Berangin, Boiko Gulo Hilang di Sungai Kampar

Diduga Terjatuh Dari Jembatan Rantau Berangin, Boiko Gulo Hilang di Sungai Kampar
Tim SAR bersiap mencari korban yang jatuh dari atas jembatan Rantau Berangin. (sumber: istimewa)

RIAUREVIEW.COM --Identitas pria yang diduga terjatuh ke Sungai Kampar dari Jembatan Rantau Berangin akhirnya diketahui. Korban bernama Boiko Gulo, staf pelayanan salah satu gereja di Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu. Kejadian berlangsung di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.
 
Kapolsek Bangkinang Barat, Iptu Rully Chairullah, membenarkan identitas korban telah dipastikan. Penentuan identitas bermula setelah keluarga menghubungi pihak kepolisian. Pengecekan dilakukan terhadap kendaraan yang ditinggalkan di lokasi kejadian.
 
"Benar, pihak keluarga telah menghubungi kami dan telah melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang ditinggalkan di lokasi. Korban merupakan staf pelayanan gereja di Kecamatan Kabun," ujar Iptu Rully pada Selasa, 4 Agustus 2026.
 
Boiko Gulo diketahui baru saja menjalankan tugas di Kecamatan Kabun. Sebelum bertugas di wilayah Rokan Hulu, korban berdomisili di Kabupaten Siak. Ia melintas di Kampar saat kejadian menimpanya di jembatan tersebut.
 
Kendaraan yang ditinggal di lokasi menjadi kunci penelusuran. Tanpa kendaraan itu, proses identifikasi kemungkinan akan memakan waktu lebih lama. Keluarga yang menyadari Boiko belum pulang segera melaporkan dan mengenali kendaraannya.
 
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Boiko Gulo belum selesai. Tim gabungan terus bergerak menyisir sepanjang aliran Sungai Kampar. Arus sungai yang cukup deras menjadi tantangan utama tim pencari.
 
Operasi pencarian melibatkan personel BPBD Kampar, Basarnas, TNI, Polri, serta warga sekitar. Mereka menggunakan perahu karet untuk menjangkau titik-titik sepanjang aliran sungai. Penyisiran dilakukan secara bertahap agar tidak ada area yang terlewat.
 
Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat. Warga diminta tidak mengganggu jalannya operasi pencarian. Informasi resmi mengenai perkembangan pencarian hanya berasal dari pihak berwenang.
 
"Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mengganggu jalannya operasi pencarian dan tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang," tegas Kapolsek. Pencarian terus berjalan dengan harapan Boiko Gulo dapat segera ditemukan.

 

 

 

Sumber: SM News.com

Berita Lainnya

Index