PW MOI Kepulauan Meranti Diharap Dapat Jadi 'Mitra Kritis' dan Pengawal Kebijakan Daerah

PW MOI Kepulauan Meranti Diharap Dapat Jadi 'Mitra Kritis' dan Pengawal Kebijakan Daerah

KEPULAUAN MERANTI, RIAUREVIEW.COM--Arus informasi yang melesat cepat di era digital menuntut insan pers tidak sekadar adu cepat menayangkan berita, tetapi juga menjaga marwah kebenaran. Tantangan besar inilah yang kini berada di pundak Edi Saputra Hasibuan setelah resmi dilantik memimpin Pengurus Wilayah Media Online Indonesia (PW MOI) Kabupaten Kepulauan Meranti.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Kamis malam, dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, jajaran Forkopimda, penyelenggara pemilu, serta tokoh masyarakat setempat.

Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Noli Sugiharto, S. Psi., yang hadir mewakili institusinya, menegaskan bahwa keberadaan media online saat ini berada di posisi yang sangat strategis.

"Atas nama lembaga DPRD, kami mengucapkan selamat kepada saudara Edi Saputra Hasibuan dan seluruh jajaran pengurus. Semoga amanah ini mampu membawa PW MOI menjadi organisasi yang semakin profesional," ujar Noli.

"Media memiliki tanggung jawab moral yang berat. Di tengah banjir informasi, media harus menjadi benteng penjamin bahwa informasi yang diterima masyarakat bersifat benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan" tambahnya

Lebih dari itu, politisi ini menyatakan bahwa pemerintah dan DPRD sangat membutuhkan fungsi kontrol sosial dari pers. Media tidak boleh hanya menjadi corong keberhasilan, tetapi juga harus berani bersuara ketika ada ketimpangan.

"Pemerintah dan DPRD tentu membutuhkan media. Bukan hanya untuk memberitakan apa yang baik, tetapi juga untuk mengingatkan ketika ada hal yang perlu diperbaiki. Kritik yang konstruktif adalah bagian penting dari demokrasi," tegas Noli

Untuk itu kita berharap PW Moi yang kini di nahkodai oleh Edi Saputra Hasibuan dapat menjadi mitra yang baik untuk Pemerintah dan juga DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti yang mampu membangun ekosistem pers yang sehat secara dua arah yang efektif, menyampaikan program pembangunan secara objektif, sekaligus menyuarakan aspirasi murni dari akar rumput.

"Mari kita bangun komunikasi yang sehat. Media menyampaikan fakta secara utuh, pemerintah terbuka terhadap kritik, dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar," tutupnya.

Berita Lainnya

Index