Balon Bupati Syaukani Ingin Bangun Bengkalis dengan Hati Riang

Syaukani Alkarim.

BENGKALIS, RIAUREVIEW.COM -Namanya masuk sebagai salah satu kandidat Bakal Calon Bupati Bengkalis 2021-2026. Syaukani Alkarim, sastrawan Riau ini punya pemikiran bernas dalam mengambil sebuah kuputusan. Selain mapan di organisasi. Jang panggilan akrabnya dikalangan sastrawan, ia cukup kental dengan syair-syair dan tulisan dikancah nasional.

Saat berbicang-bicang disalah satu kedai kopi ternama di Bengkalis. Syaukani, yang akrab dikalangan pers di Bengkalis, menceritakan keinginannya, untuk membangun Kabupaten Bengkalis dengan hati.  Sebagai pimpinan tertinggi Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bengkalis. Syaukani punya cita-cita ingin menjadikan Bengkalis terbebas dari korupsi dan segala intrik-intrik politik yang merugikan masyarakat.

Tampil di Fokus Discussion Group (FGD) yang ditaja Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bengkalis, Senin 18 November 2019 malam lalu. Mantan anggota DPRD Bengkalis periode 2014-2019 punya cerita yang dijadikan pedoman, untuk pembangunan Kabupaten Bengkalis kedepan.

“Kita jangan bicara program, sejarah mengulas. Bahwa Raja pernah menitip pesan. Jangan bicara kebahagiaan masyarakat, jika beras di dapur rakyat tidak tersedia. Tanda rakyat bahagia itu hari ini, di dapur terdapat beras yang bisa dimakan,” ungkap Syaukani Alkarim kepada Riaureview.com.

Petuah Raja seberang Malaka ini yang menjadi cerminan hidup baginya. Ia pun juga tak henti-hentinya berpesan, untuk membangun Kabupaten Bengkalis butuh iktiar, kejujuran dari seorang pemimpin. Menrutnya, untuk menjadi seorang pemimpin itu gampang-gampang susah, paling terpenting pemimpin itu mampu melakukan pengorganisasian.

Saat bincang-bincang, apa yang akan dilakukannya jika terpilih nantinya menjadi Bupati Bengkalis. Syaukani menjawab dengan ringan. 

“Jika Allah berkehendak maka tidak bisa ditolak. Tapi tidak pula bisa memaksakan diri, saya ini mungkin salah satu Balon dari sekian Balon yang ada, tidak punya uang, tapi punya pemikiran dan semangat untuk membangun Kabupaten Bengkalis, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” terangnya.

Menyikapi kabupaten Bengkalis yang memiliki APBD Bengkalis yang cukup melimpah dan punya segudang kegiatan yang bisa dibagikan ke masyarakat. Ia pun mengutarakan, untuk APBD Bengkalis gunakan sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat. 

“Banyak yang bicara. Jika jadi Bupati hanya untuk mengurusi proyek. Maka saya sebaliknya, proyek itu biarkan rakyat yang mengurusi, saya cukup memantaunya saja dan mengarahkan agar Bengkalis bisa bedelau,” tutupnya sambil menceritakan bagaimana isi naskah-naskah kerajaan lama yang menjadi inspirasinya untuk maju sebagai Balon Bupati Bengkalis. (ab)




Baca Juga Topik #Pemkab. Bengkalis

TULIS KOMENTAR