Tingkatkan Pengetahuan Masyarakat, Dosen Teknik Elektro Unilak Bantu Masyarakat Tentang Kelistrikan


UNILAK, RIAUREVIEW.COM --Untuk memberikan keselamatan pemahaman manusia dari tentang kelistrikan, dosen Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning Abrar Tanjung, S.T., M.T. mengadakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengabdian masyarakat di kecamatan Rumbai.Pesisir, 08 September lalu.

Kegiatan dihadiri oleh utusan kelurahan, PKK, Karang Taruna dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Kegiatan pengabdian dibuka dan ditutup oleh Sekretaris Camat Kecamatan Rumbai Pesisir Jasrul, M.M.

Menurut dosen Unilak, Abrar Tanjung,yang dihubungi Jumat,(11/09) mengatakan kegiatan berupa,  penyuluhan dan Pelatihan kepada mitra kegiatan tentang sistem pengaman pada instalasi listrik. Kemudian pemahaman dan pengetahuan tentang gangguan-gangguan yang terjadi pada instalasi listrik, Bahaya dari kesalahan dan gangguan pada instalasi listrik dan juga melakukan pendampingan.

“Terima kasih kepada Camat dan Sekcam telah bersedia dan menerima kegiatan-kegiatan pengabdian ini bermanfaat bagi warga masyarakat di lingkungan Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru dan dapat mengatasi gangguan dan permasalahan pada Sistem Pengaman Instalasi Listrik serta dapat mencegah terjadi kebakaran yang diakibatkan oleh konsleting (hubungan singkat), pemakaian bahan dan peralatan listrik yang tidak sesuai dengan PUIl 2011 dan Standar Nasional Indonesia SNI”

Sementara itu Camat Rumbai melalui Sekcam Jasrul, M.M., menyebutkan, kegiatan ini dapat menambah wawasan dalam permasalah instalasi listrik baik di perumahan dan bangunan lain, apalagi sebagai narasumber berasal dari professional, yaitu dari dosen Program Studi Teknik Elektro Falultas Teknik Unilak.

“Kegiatan dapat membantu mengurangi permasalahan tentang bahaya dan akibat kebakaran serta peserta sebagai menyampaikan informasi dari penyuluhan kegiatan pengabdian ini kepada warga masyarakat lainnya. Semoga kegiatan pengabdian ini dapat dilanjutkan pada masa yang akan datang”.

Selama kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan, jumlah peserta yang dibatasi dan dan menerapkan social distance ( berjaga jarak). Karena kondisi Covid – 19, maka peserta di batasi dan mengikuti Protokol Kesehatan, dan menggunakan masker.



TULIS KOMENTAR