Nama Partai Ummat Kurang Merangkul Semua Kalangan Bangsa


RIAUREVIEW.COM -- Mantan Ketua MPR RI Amien Rais baru saja mengumumkan nama partai baru yang didirikannya. Amien Rais menamai partai barunya itu Partai Ummat.

Menurut pengamat komunikasi politik, DR Aidil Haris, pemilihan kata ummat untuk nama partai baru Amien Rais kurang 'menjual'. Karena, kata ummat hanya populer dan dapat diterima dengan baik dari kalangan muslim.

"Kata ummat itu akrab dengan muslim. Sedangkan non muslim kurang akrab dengan kata ini," katanya.

Oleh sebab itu, Aidil memperkirakan kalangan non muslim kurang tertarik dengan Partai Ummat ini.

Masih menurut Aidil, kalaulah sasaran Partai Ummat adalah kalangan muslim, maka Partai Ummat bakal berebut dengan partai yang sudah eksis.

"Dan partai berbasis Islam sudah punya massanya sendiri yang susah direbut oleh partai baru, termasuk Partai Ummat ini," jelas Aidil.

Aidil memperkirakan, massa dari Partai Ummat akan lahir dari massa Partai PAN yang dulu didirikan Amien Rais.

"Sebagian simpatisan PAN bisa jadi bakal masuk ke Partai Ummat, khususnya mereka yang fanatik dengan Amien Rais. Tapi saya rasa itu tidak terlalu banyak," kira alumnus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara ini.

Masih menurut Aidil, Partai Ummat bisa eksis jika memang ada sesuatu yang luarbiasa disana. "Tapi kalau gerakannya biasa-biasa saja seperti partai kebanyakan di Indonesia, saya kira Partai Ummat sulit untuk besar," jelas doktor komunikasi Islam ini.***
 



TULIS KOMENTAR