Terdampak PPKM Level 4, Driver Taksi Online di Pekanbaru Angkat Bendera Putih

Penyekatan PPKM Level 4 Pekanbaru membuat driver taksi online kewalahan.

RIAUREVIEW.COM --Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Pekanbaru seminggu terakhir membuat taksi online di ibukota Provinsi Riau ini ikut terdampak. Bagaimana tidak, jalan-jalan protokol di Pekanbaru ditutup sehingga taksi online yang membawa penumpang tidak bisa lewat.

Hal tersebut diungkapkan salah satu driver taksi online, Khozim Mahfud, Sabtu (31/7/2021). Dikatakan pria yang biasa disapa Cak Khozim tersebut, jika selama PPKM Mikro di Pekanbaru penyekatan hanya dilakukan pada malam hari kini sejak PPKM Level 4 penyekatan jalan oleh petugas dilakukan pada siang hari.

"Dengan penyekatan ini tentu kita taksi online tidak bisa lewat membawa penumpang karena ada penyekatan di mana-mana," kata Ketua Koperasi Mitra Tenayan Bertuah (MTB) yang menaungi sejumlah driver online di Pekanbaru tersebut.

Diakui Cak Khozim, penyekatan selama PPKM di Pekanbaru membuat driver taksi online 'putus asa'. Sebab sebagian besar mobil yang digunakan sebagai taksi masih belum lunas.

"Sebagian besar taksi belum lunas dan driver harus bekerja keras mencari uang cicilan mobil. Tapi jika seperti sekarang ini tidak bisa menarik dan membawa penumpang maka kita kesulitan membayar cicilan," jelasnya.

Ia menyebut jika kondisi penyekatan ini berlangsung lebih lama lagi maka akan semakin banyak mitra driver yang 'angkat bendera putih'.

"Harus diakui kalau sekarang sudah banyak mitra driver taksi online yang angkat bendera putih, mereka menyerah karena tidak bisa membawa penumpang, sementara cicilan mobil harus tetap dibayar," katanya.

Oleh sebab itu Khozim berharap pemerintah melonggarkan kebijakan terutama penyekatan jalan.

"Kita bukan tidak mendukung kebijakan pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 namun kita berharap ada kebijakan yang memberikan dukungan terhadap para driver taksi online," tutupnya.

 

 

Sumber: cakaplah.com



TULIS KOMENTAR