5 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalintim Pelalawan Terlibat Kecelakaan Beruntun


PELALAWAN, RIAUREVIEW.COM --Lima mobil terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepatnya di kilometer 85 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (13/8/2021) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan ini namun satu korban dari pengemudi mengalami luka berat yakni kaki patah. Selebihnya, baik sopir dan penumpang hanya mengalami luka ringan dan alami kondisi trauma.

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko melalui Kasat Lantas AKP Teguh Wiyono, SH, MH kepada CAKAPLAH.com, mengungkapkan lima mobil terlibat kecelakaan diantaranya, dump truck BM 9965 DU, Toyota Avanza BM 1977 BL, Daihatsu Xenia BM 1246 CV, Honda Brio BM 1782 CW dan Truck Tangki Hino BM 8117 ZU.

Dikatakan Kasat Lantas AKP Teguh Wiyono, untuk dump truck BM 9965 DU dikemudikan Danil Kurniawan, Toyota Avanza BM 1977 BL dikemudikan Indra Putra Buana, Daihatsu Xenia BM 1246 CV dikemudikan Damayanti, Honda Brio BM 1782 CW dikemudikan Suci Ridhayani sementara Truck Tangki Hino BM 8117 ZU dikemudikan Saptaning Ramadani.

Menurut Kasat Teguh kecelakaan ini bermula ketika dump truck HINO BM 9965 DU yang dikemudikan Danil Kurniawan bergerak dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci. Setiba di TKP KM 85, mobil yang ditunggangi Danil ini, menabrak bagian belakang sebuah mobil dump truck yang tidak diketahui identitasnya.

Akibat tabrakan ini, Truk Hino mundur ke belakang. Alhasil ia pun menabrak kenderaan jenis Toyota Avanza yang sudah terlanjur berdempetan.

Tidak saja sampai di situ, akibatnya lagi, menabrak mobil jenis Daihatsu Xenia yang berada berdempetan dengan mobil Honda Brio di belakangnya. Mobil Brio, ini tergencet diantara, mobil truk tangki Hino yang paling berada di belakang.

"Tidak ada korban jiwa terhadap kecelakaan ini, hanya satu orang yang alami kecelakaan serius namun sudah dilarikan ke RS di Pangkalan Kerinci," tandasnya.***

 

Sumber: cakaplah.com



TULIS KOMENTAR