Ida Yulita Usir Perwakilan Pemegang Saham, RUPSLB PT SPR Ricuh

Ida Yulita Usir Perwakilan Pemegang Saham, RUPSLB PT SPR Ricuh

RIAUREVIEW.COM --Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Sarana Pembagunan Riau (SPR) berlangsung tegang. RUPSLB PT SPR yang berlangsung lebih kurang 30 menit pun keos, dan harus diskor selama empat jam. 

Saat awal acara dimulai oleh Boby Rahmad selaku kuasa pemegang saham yang juga Plt Kepala Biro Ekonomi saat membacakan surat dasar penyelenggaraan RUPSLB atas nama pemegang saham. Ida Yulita Susanti sebagai Direktur Utama langsung mencak-mencak sambil merampas berkas surat yang sedang dibacakan.

Tidak hanya merampas berkas, gelas yang ada di ataa meja tepatnya di depan komisris langsung berserakan. Kondisi ini membuat kondisi tidak kondusif lagi. 

Sempat terjadi perdebatan, Boby yang hadir sebagai Komisaris PT SPR, benar-bemar tidak dianggap. Puncaknya, ketika Ida meminta Boby untuk meninggalkan ruangan rapat. 

Mendengar hal itu, Boby kembali menjelaskan tujuan dan dasar RUPSLB. Boby juga sempat menyatakan bahwa dirinya juga sebagai kuasa dari pemegang saham. 

"Berkas yang saya bacakan dari pemegang saham langsung dirampas. Minuman gelas di meja juga berserak," kata Boby usai pertemuan tersebut. 

Komisaris PT SPR yang juga Kepala Biro Hukum Yan Dharmadi yang saat itu juga hadir langsung bereaksi keras. Ida mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan Ida tersebut bentuk perlawanan hukum. 

Ida yang mendengarkan wejangan tersebut justru semakin "menggila". Ucapan Ida bahkan semakin meracau, dengan mempertanyakan status SF Hariyanto sebagai pemegang saham. 

Ida juga mengukit, bahwa SK dirinya sebagai Dirut PT SPR diangkat oleh Gubernur Riau non aktif Abdul Wahid yang kini sedang tersandung hukum, adalah masih pemegamg saham yang sah. *

Berita Lainnya

Index