RIAUREVIEW.COM --Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melakukan pengecekan langsung di ruas Jalan Lintas Timur, tepatnya di KM 83, jalur Pelalawan menuju Indragiri Hulu, Jumat (24/4/2026).
Pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas di kawasan yang tengah berlangsung pekerjaan pembangunan jalan. Hal ini menjadi atensi Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika.
Pengecekan dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, Dasril, bersama jajaran Subdit Kamsel serta unsur Satlantas Polres Pelalawan. Juga dilibatkan auditor internal, serta pihak pelaksana proyek pembangunan jalan.
Fokus utama kegiatan ini adalah mengidentifikasi titik rawan yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan. Tim memeriksa kondisi fisik jalan, kelengkapan rambu sementara, serta sistem pengamanan di sekitar area pekerjaan yang dinilai masih membutuhkan penguatan.
Dasril menyampaikan pengawasan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas di tengah aktivitas pembangunan.
“Keselamatan pengguna jalan harus tetap terjamin meskipun ada kegiatan pembangunan. Setiap potensi risiko harus segera ditangani, terutama pada titik-titik rawan kecelakaan,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan, ditemukan sejumlah aspek yang perlu segera ditingkatkan, antara lain penambahan rambu peringatan, penguatan rekayasa lalu lintas, serta optimalisasi petugas pengatur arus kendaraan di area proyek.
Ditlantas Polda Riau, kata Dasril, juga meminta pihak pelaksana pekerjaan untuk mempercepat pemenuhan standar keselamatan jalan guna mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan beruntun di lokasi tersebut.
Sementara itu, Satlantas Polres Pelalawan menyatakan akan memperketat pengawasan 24 jam di ruas KM 76 hingga KM 83 yang menjadi titik paling padat dan rawan selama proses pembangunan berlangsung.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan apresiasi kepada personel di lapangan yang dinilai konsisten menjaga kelancaran arus lalu lintas di tengah kondisi jalan yang tidak ideal.
“Personel kami bekerja tanpa mengenal waktu untuk memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga. Ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut, tidak mendahului antrean kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kondisi jalan yang sedang dalam perbaikan memiliki risiko tinggi. Kami minta pengguna jalan lebih disiplin demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Jeki menyebut, pihaknya akan memperkuat pengawasan untuk pencegahan kecelakaan di kawasan proyek jalan. "Dengan begitu, aktivitas pembangunan tidak mengganggu keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas," pungkasnya.*
Sumber: cakaplah.com

