Revitalisasi Pasar Palapa di Pekanbaru Berpeluang Dilanjutkan ke Tahap II

Revitalisasi Pasar Palapa di Pekanbaru Berpeluang Dilanjutkan ke Tahap II
FOTO: RIAUONLINE.COM

RIAUREVIEW.COM --Ada rencana revitalisasi Pasar Palapa  Kota Pekanbaru berlanjut ke tahap dua. Apalagi revitalisasi tahap I sudah tuntas pengerjaannya. 

Usulan revitalisasi tersebut untuk membenahi wajah dari Pasar Palapa agar lebih modern. Masyarakat maupun lebih nyaman ketika beraktivitas di pasar itu.

"Usulan kita untuk Pasar Palapa tahap dua bisa diakomodir kembali, mudah-mudahan bisa," terang Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin.

Dirinya menyebut bahwa tim dari Kementrian Perdagangan RI mengapresiasi revitalisasi tersebut. Mereka menilai bangunan dan konstruksinya kokoh sehingga Disperindag Kota Pekanbaru optimis revitalisasi bertahap ke tahap dua.

"Kesan yang baik ini diharapkan bisa berlanjut ke tahun depan," paparnya, dilansir pekanbaru.go.id.

Pihaknya saat ini menanti proses hibah dari Kementrian Perdagangan RI ke Pemerintah Kota Pekanbaru. Mereka bakal menyiapkan semua dokumen yang diperlukan seperti surat tanah, dokumen kontrak dan dokumen lainnya.

Pria yang akrab disapa Ami, ini menyebut proses audit terhadap revitalisasi Pasar Palapa sudah tuntas dilakukan. Tim Kementrian Perdagangan RI memastikan bahwa infrastruktur pasar itu sudah sesuai dengan kontrak.

Mantan Camat Rumbai berharap pasar ini bisa segera digunakan oleh para pedagang. Mereka saat ini masih berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) dalam area Pasar Palapa.

Dirinya menyebut bahwa para pedagang yang berjualan di dalam pasar revitalisasi itu sebanyak 80 pedagang. Namun jumlah pedagang di sana terus bertambah karena banyak pedagang yang aktif kembali.

Petugas dari dinas pun melakukan pendataan terhadap pedagang di pasar tersebut. Para pedagang yang terdaftar bakal menempati 126 los di sana.

Pasar Palapa sendiri berdiri sejak tahun 2002 silam tapi belum pernah ada perbaikan. Revitalisasi Pasar Palapa akhirnya dilakukan berlangsung selama empat bulan.

Pemerintah kota mendapat gelontoran anggaran dari Kementrian Perdagangan tahun ini berupa dana tugas pembantuan dari Kementrian Perdagangan sebesar Rp 3 miliar.***

 

 

 

SUMBER: RIAUSATU.COM

Berita Lainnya

Index