Saudi Bantu Pulangkan Jamaah Umrah Terjebak Lockdown Corona

Ilustrasi.

JAKARTA, RIAUREVIEW.COM -Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan akan membantu kepulangan jemaah umrah yang terlambat kembali ke negaranya, setelah pemberlakuan penutupan penerbangan internasional sejak 15 Maret lalu untuk menekan penyebaran virus corona.

Saudi menangguhkan seluruh penerbangan dari dan menuju negaranya sebagai langkah antisipasi pandemi virus corona (Covid-19). 

Dalam pernyataannya, Konsulat Jenderal RI di Jeddah mengimbau seluruh WNI jamaah umrah yang mengalami kesulitan untuk kembali ke Indonesia bisa memanfaatkan fasilitas pemerintah Saudi.

Pemerintahan Raja Salman menuturkan fasilitas kepulangan ini hanya berlaku bagi jamaah umrah yang masuk ke Saudi pada periode umrah 1441 H.

"KJRI Jeddah mengimbau seluruh WNI jamaah umrah yang masuk pada periode umrah tersebut untuk mendaftarkan diri melalui situs https://eservices.haj.gov.sa dengan batas waktu pendaftaran pada Sabtu 28 Maret 2020," bunyi pernyataan KJRI Jeddah pada Rabu (25/3).

KJRI Jeddah menuturkan fasilitas ini hanya berlaku bagi WNI dengan visa umrah, bukan visa turis atau ziarah.

Selain penerbangan pulang, Arab Saudi juga menerapkan pembebasan denda keimigrasian bagi para jamaah umrah yang terlambat pulang.

"Bagi jamaah umrah yang telah terdata, Kerajaan Arab Saudi menyediakan pesawat penerbangan ke Indonesia dan pembebasan denda keimigrasian. Notifikasi waktu dan jadwal penerbangan akan disampaikan ke nomor ponsel yang didaftarkan," kata KJRI Jeddah dilansir CNNIndonesia. 

Arab Saudi memang telah menerapkan serangkaian kebijakan demi membendung penyebaran virus corona yang telah mencapai 900 kasus dengan dua kematian sejauh ini. 

Saudi telah menerapkan jam malam sejak awal pekan ini. Mereka juga menutup bioskop, mal, hingga restoran.

Tak hanya itu, mereka juga menangguhkan ibadah umrah yang menjadi salah satu penyumbang devisa bagi negara ekonomi terbesar di negara Teluk tersebut.



TULIS KOMENTAR